Ahmad Isila
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Peran Lingkungan Bahasa dalam Mengembangkan Keterampilan Berbicara Santri di Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makassar Ahmad Isila; Muhammad Yasin; La Sahidin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 5 (2026): OKTOBER - NOVEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran lingkungan bahasa dalam mengembangkan kemampuan berbicara siswa di Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makassar Islamic Boarding School. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana lingkungan bahasa Arab diimplementasikan di asrama, mengungkap perannya dalam mengembangkan kemampuan berbicara siswa, dan menentukan faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi lingkungan bahasa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang realitas lingkungan bahasa di asrama dan pengaruhnya terhadap pengembangan kemampuan berbicara. Peneliti mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian menganalisisnya secara deskriptif untuk memperoleh temuan yang akurat mengenai peran lingkungan bahasa dalam meningkatkan kemampuan siswa berbicara bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan bahasa di Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makassar Islamic Boarding School memainkan peran penting dalam mengembangkan kemampuan berbicara siswa. Hal ini dapat dilihat melalui pembiasaan penggunaan bahasa Arab dalam kegiatan sehari-hari, penyediaan program bahasa, percakapan sehari-hari, hafalan kosakata, pidato, dan kegiatan pendukung lainnya yang mendorong praktik bahasa Arab secara berkelanjutan. Lingkungan bahasa juga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri siswa dan mendorong mereka untuk berkomunikasi dalam bahasa Arab di lingkungan sekolah berasrama. Namun, ada beberapa tantangan yang memengaruhi efektivitas lingkungan bahasa, termasuk perbedaan kemampuan bahasa siswa, kurangnya komitmen beberapa siswa untuk menggunakan bahasa Arab di luar kegiatan formal, dan kosakata terbatas yang dimiliki oleh beberapa siswa. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan program bahasa dan peningkatan pengawasan serta motivasi untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa secara lebih efektif.