Muhammad Yasin
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Dakwah Jama’ah Tabligh Pada Masyarakat Sekitar Masjid Al-Mustaqim Di Desa Kobisonta Muhammad Yasin; Aulia Hanifah Krama; Wiwik Laela Mukromin
PILAR Vol 14, No 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ab, Syamsuddin. 2016. Pengantar Sosiologi Dakwah, Jakarta: KENCANA.Ahmad, Bashiruddin, dkk. 2020. Efektivitas Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor, Amnesty: Jurnal Riset Perpajakan.Al-Fauzi, 2020. Sunnah atau Budaya Studi Pemahaman Hadis Jamaah Tabligh, Tangerang Selatan: Yayasan Pengkajian Hadist el-Bukhori.Moh Ali Aziz, 2020. Ilmu Dakwah, Jakarta: KENCANA.Dinillah, ulya dan Aka Kurnia. 2019. Media Sosial Instagram Sebagai Media Dakwah Analisis Isi Pada Akun @tentangislam dan @harakahislamiyah, KAGANGA.Fitrah, Muh dan Luthfiyah. 2017. Metodologi Penelitian: Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas Study Kasus, Jawa Barat: CV Jejak.Fitri, Ainal dan Muhammad Haekal, 2021. Panduan Praktis Penelitian Ilmu Komunikasi Dengan Pendekatan Kualitatif, Aceh: Syiah Kuala University Press.Jamaah Tabligh”. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jamaah_Tabligh, (diakses 28 oktober), Pukul 04:01.https://m.liputan6.com/hot/read/4870774/pengertian-efektivitas-adalah-unsur-mencapai-tujuan-ketahui-ukurannya, (diakses 28 oktober), Pukul 10:12.https://www.liputan6.com/hot/read/4870774/pengertian-efektivitas-adalah-unsur-mencapai-tujuan-ketahui-ukurannya, (diakses 16 mei), pukul 08:49.https://id.m.wikipedia.org/wiki/Visi_dan_misi, (diakses 16 mei), pukul 08:46.https://id.m.wikipedia.org/wiki/Dakwah, (diakses 16 mei), pukul 08:50.https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Maluku_Tengah, (diakses 16 mei), pukul 9:41.Indrawan, Rully dan Poppy Yaniawati, 2014. Metodologi Penelitian Kantitatif, Kualitatif, dan Campuran untuk Mnajemen, Pembangunan, dan Pendidikan (Revisi), Bandung: PT Refika Aditama.Kementrian Agama RI, 2014. Al-Qur’an Terjemahan dan Tajwid, Bandung: sigma.Mardhatillah, Muntaha, 2021. “Efektivitas Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) untuk Pemberdayaan Masyarakat Miskin, JESS Journal of Education on Social Science.Munir Amin, Samsul, 2014. Sejarah Dakwah, Jakarta: AMZAH.Nur Kholis, Muhammad, 2015. Konsep Kepala Keluarga antara Laki-laki dan Perempuan dalam Surat An- Nisa (4) Ayat 34, Istinbath Jurnal Hukum.Oktaviana, Obelia, dkk. 2022. “Efektivitas Penggunaan Rachel Vennya sebagai Celebrity Endorser Yellow Fit Kitchen,” JURNAL E-KOMUNIKASI.Purnamasari, Mita dan Arief Mulyawan Thoriq, 2021. ”Peran Media dalam Pengembangan Dakwah Islam,” Muttaqien.Suhandang, kustadi, 2013. Ilmu Dakwah Perspektif Komunikasi, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Sulkarnain Maidin, “Metode Dakwah Jamaah Tablig di Kerung-kerung Kota Makassar”, Jurnal Tabligh.Triyono, Agus, 2021. Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif, Yogyakarta: Bintang Pustaka Madani.Ulfa, dkk. 2016. Media Sosial Instagram Sebagai Media Dakwah, Tabligh: JurnalKomunikasi dan Penyiaran Islam.Yuliani, Wiwin, 2018, “Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling, KUANTA.
The Urgency of Islamic Moderation in Aspects Dakwah and Sara Cross Communication Dahlan Lama Bawa; Amirah Amirah; Muktashim Billah; Muhammad Yasin
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5460

Abstract

Research on the Urgency of Islamic Moderation in the Aspect of Da'wah and Communication Between SARA, motivated by the escalation of inter-religious conflicts in Indonesia after the 1998 reform, such as in Ambon, Poso, Situbondo and Sambas. This study aims to determine the Theological Basis of Moderation, the Urgency of Ethnicity, Religion and Race (SARA) Da'wah and the Urgency of Cross-SARA Communication. Knowledge of these three aspects is very important as an effort to prevent conflict, because the conflict is like a malignant cancer that at any time inflames and damages one's own resilience joints. Kind This research is included in the category of library research The results of the research obtained include, 1) The Theological Basis of Islamic Moderation is explained in Surah Al-Baqarah verse 143 (wa kadzalika ja'alanakum ummatan wasathan) which is used as a theological basis or starting point for religious moderation. There are three main keys in the application of wasathiyyah, namely correct knowledge, controlled emotions and vigilance. 2) The urgency of Ethnicity, Religion and Race (SARA) Da'wah is to care for a tolerant religious character, to strive for universal peace in the midst of differences in Ethnicity/Nation, Religion and Race/Group. Da’wah Suku, Agama dan Ras (SARA) is a da'wah that reconciles, enlightens and edifies. 3) Poor communication will cause miscommunication even the worst can be a trigger for conflict, while conflict is like a malignant cancer that at any time can damage the body's immune system and nervous tissue, so you must always maintain and maintain the body's immunity to stay healthy. Herein lies the importance or urgency of cross-SARA communication to prevent miscommunication and discommunication that has the potential to trigger conflict in Indonesia.
Konsep Al-Maslahah Al-Mursalah Dalam Mengangkat Kepala Negara (Analisis Komparasi Sistem Syura dan Demokrasi) Zainal Abidin; Mukhlis Bakri; Muhammad Yasin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5: April 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikanbagaimana hukum Islam dalam meresponpermasalahan kontemporer yang relevan dengankaidah al-maṣlaḥah al-mursalah. Kaidah almaṣlaḥah al-mursalah merupakan salah satu metodepenetapan hukum dalam Islam yang sangat efektifdalam menyikapi, serta memberikan solusi terhadappermasalahan kontemporer dan dapat dijadikanhujjah jika sesuai dengan bebarapa syarat yangdiformulasikan oleh para ulama. Tak terkecualidalam permasalahan pengangkatan kepala negarayang hingga saat ini masih ramai diperbincangkan.Dalam Islam dikenal sistem syura dalam haltersebut, karena syura lahir dari rahim Islam itusendiri. Fakta hari ini banyak negara-negara Islamyang menganut sistem demokrasi yang diidentikkandengan Barat. Syura dan demokrasi merupakan duasistem pengangkatan kepala negara yang memilikikesamaan dan perbedaan, yang status hukumnyamasih diperdebatkan oleh para pakar politik Islamkontemporer.
Analisis Buku Silsilah Al-Azhar Asy-Syarif li Ta‘lim al-Lughah al-‘Arabiyyah Juz 1 lil-Mustawa al-Mutawassith Andi Nusra Wahidin; Muhammad Yasin; Muzakkir Ahlisan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran buku teks dalam pembelajaran bahasa Arab serta masih ditemukannya berbagai permasalahan dalam penggunaannya, khususnya yang belum sepenuhnya sesuai dengan konteks peserta didik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah buku Silsilah Al-Azhar Al-Sharif li Ta‘lim al-Lughah al-‘Arabiyyah li Ghair an-Nathiqina Biha tingkat menengah jilid pertama telah memenuhi standar buku teks yang baik dari segi pengembangan materi, serta untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan buku tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan teori pengembangan buku teks yang dikemukakan oleh Abdullah Al-Ghali dan Abdul Hamid Abdullah, Masnur Muslich, serta Ali Al-Qasimi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum buku ini telah memenuhi kriteria buku teks yang baik dari aspek budaya, psikologis, dan pedagogis-linguistik. Buku ini juga sesuai digunakan untuk pembelajar tingkat menengah karena penyajiannya sistematis dan mencakup empat keterampilan berbahasa secara komprehensif. Namun, ditemukan beberapa kekurangan, seperti tidak adanya Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD), tidak tersedianya glosarium, serta terbatasnya sumber pendukung pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, buku ini dinilai layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran bahasa Arab tingkat menengah, meskipun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut pada beberapa aspek tertentu.