Afinda Maya Marselia
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Keluarga Dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Tuban Afinda Maya Marselia; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Wahyu Tri Ningsih; Teresia Retna Puspitadewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 9 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i9.2391

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis menjadi tantangan kesehatan global, dengan Indonesia menempati beban kasus terbesar kedua. Di Puskesmas Tuban, terjadi peningkatan angka kejadian Tuberkulosis, dengan kasus meningkat menjadi 75 kasus pada tahun 2024. Penularan rumah dipicu kontak erat, rendahnya perilaku pencegahan, dan buruknya lingkungan fisik. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran upaya keluarga dalam pencegahan penularan TB di wilayah tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran upaya keluarga dalam pencegahan penularan TB di wilayah tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif pendekatan cross-sectional. Populasi menggunakan seluruh keluarga dengan salah satu anggota keluarga terdiagnosis Tuberkulosis dan sedang menjalani pengobatan berjumlah 50 keluarga. Sample berjumlah 50 keluarga menggunakan total sampling. Variabel penelitian adalah upaya keluarga dalam pencegahan penularan Tuberkulosis. Instrumen menggunakan kuesioner. Penyajian data dilakukan deskriptif melalui kalkulasi persentase dan frekuensi Hasil: Hasil penelitian menunjukkan keluarga pasien Tuberkulosis sebagian besar (54%) berjenis kelamin perempuan, hampir seluruhnya (94%) berusia 20-59 tahun, setengahnya (50%) berpendidikan SMA, sebagian besar (56%) tipe keluarga inti, sebagian besar (58%) berpenghasilan < 2 Juta, hampir setengahnya (48%) pasangan suami istri. Upaya keluarga dalam pencegahan penularan TB hampir setengahnya (46%) dalam kategori cukup dan Sebagian kecil (22%) dalam kategori kurang. Sebagian besar (51,9%) upaya pencegahan Tuberkulosis kategori cukup berjenis kelamin perempuan, seluruhnya (100%) berusia >60 tahun, sebagian besar (53,6%) memiliki tipe keluarga inti, sebagian besar (52,6%) berstatus sebagai anak pasien. Sebagian besar (71,4%) upaya pencegahan kategori baik berpendidikan perguruan tinggi, sebagian besar (60%) memiliki penghasilan >3 juta. Kesimpulan: Upaya keluarga dalam pencegahan penularan Tuberkulosis sebagian besar dalam kategori cukup. Diperlukan optimalisasi tindakan pencegahan, khususnya pada aspek lingkungan fisik rumah dan perilaku sehari-hari bagi keluarga dengan tingkat ekonomi dan pendidikan rendah.