Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi pemasaran guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal di Desa Laliko, Kabupaten Polewali Mandar. Permasalahan utama yang dihadapi mitra, yaitu Kelompok UMKM Sisenga, adalah rendahnya literasi digital, keterbatasan pemanfaatan media sosial dan marketplace, lemahnya strategi branding, serta desain kemasan produk yang belum optimal. Solusi yang diberikan melalui kegiatan ini berupa pelatihan dan pendampingan penerapan digital marketing, penguatan identitas merek, inovasi kemasan, serta pembuatan konten promosi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan, praktik penggunaan platform digital, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep digital marketing, branding, dan strategi pemasaran digital, yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 46% menjadi 89% pada post-test. Selain itu, kegiatan menghasilkan pengembangan desain kemasan, logo, tagline produk, akun bisnis digital, serta peningkatan kemampuan mitra dalam membuat konten promosi. Program ini diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM dan mendukung pembangunan ekonomi lokal secara berkelanjutan.