Rifqah Ma’mur
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesiapan Administrasi Persalinan Berbasis Literasi Digital pada Ibu Hamil di Puskesmas Somba Opu Andi Hardianty Purnamasari; Dian Ayu Fitriani Sudirman; Rifqah Ma’mur; Alsa Hamrun
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 3 (2026): September - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.3.2026.1922

Abstract

Kesiapan administrasi persalinan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran akses ibu hamil terhadap pelayanan kesehatan. Permasalahan yang dihadapi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Somba Opu berkaitan dengan pemahaman mengenai kelengkapan dokumen persalinan, pemanfaatan layanan kesehatan digital, kebutuhan pendampingan pengurusan administrasi, serta keberlanjutan dukungan di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membekali ibu hamil dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mempersiapkan administrasi persalinan melalui pendekatan literasi digital. Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih tiga bulan dengan sasaran 30 ibu hamil trimester III dan melibatkan kader kesehatan setempat. Pelaksanaan kegiatan mencakup sosialisasi pentingnya kelengkapan dokumen administrasi persalinan, pelatihan literasi digital kesehatan, pendampingan pengurusan administrasi secara manual dan digital, serta pembentukan kader pendamping ibu hamil. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman mengenai jenis dan fungsi dokumen yang perlu disiapkan, memperoleh pengalaman praktik menggunakan layanan Mobile JKN dan memeriksa informasi kepesertaan, serta mendapatkan pendampingan dalam mempersiapkan administrasi persalinan. Kader pendamping juga memperoleh pembekalan untuk meneruskan informasi dan memberikan pendampingan dasar kepada ibu hamil di lingkungan sekitar. Ketercapaian kegiatan ditunjukkan melalui keterlibatan peserta dalam setiap tahapan, kemampuan mengikuti praktik layanan digital, tersedianya pendampingan administrasi, dan terbentuknya kader pendamping. Keberlanjutan program diarahkan melalui pendampingan kader dan integrasi edukasi administrasi serta literasi digital dalam kegiatan pelayanan ibu hamil di Puskesmas Somba Opu.
Digitalisasi Identifikasi Peserta pada Layanan Kesehatan Massal: Implementasi Rekam Medis Digital dalam Kegiatan Khitanan 'Aisyiyah Makassar Rifqah Ma’mur; Andi Hasnah; Nur Miftahul Janna; Rahmawati Putri
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 3 (2026): September - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.3.2026.1926

Abstract

Kegiatan khitanan massal ‘Aisyiyah Makassar memerlukan pengelolaan data peserta yang terstruktur agar proses identifikasi, pencatatan, dan skrining kesehatan dapat berlangsung secara efektif. Pencatatan secara manual berpotensi menyebabkan data tersebar dan membutuhkan proses verifikasi berulang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung digitalisasi identifikasi peserta melalui penerapan Rekam Medis Digital (RMD) dalam layanan kesehatan massal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi RMD, praktik identifikasi peserta berbasis digital, dan skrining kesehatan awal peserta khitan. Sosialisasi diberikan kepada panitia dan petugas medis mengenai alur pendaftaran serta pengisian anamnesa dalam sistem digital. Praktik dilakukan dengan memasukkan data demografi dan riwayat kesehatan dasar peserta ke dalam server RMD disertai proses verifikasi data. Skrining kesehatan awal kemudian dicatat dalam alur digital yang sama. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa seluruh panitia dan petugas medis telah memahami alur pendaftaran dan pengisian anamnesa dalam sistem digital. Sebanyak 50 peserta khitan berhasil diidentifikasi, dengan seluruh data demografi dan riwayat kesehatan dasar berhasil diinput ke dalam server RMD. Penerapan RMD membantu membentuk alur pencatatan yang lebih terstruktur dari identifikasi peserta hingga skrining kesehatan awal. Keberlanjutan program diarahkan pada pemanfaatan alur RMD dalam kegiatan pelayanan kesehatan massal ‘Aisyiyah berikutnya serta pemanfaatan pengalaman panitia sebagai pengguna awal untuk mendukung pelaksanaan kegiatan serupa.