Rahmawati Putri
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Digitalisasi Identifikasi Peserta pada Layanan Kesehatan Massal: Implementasi Rekam Medis Digital dalam Kegiatan Khitanan 'Aisyiyah Makassar Rifqah Ma’mur; Andi Hasnah; Nur Miftahul Janna; Rahmawati Putri
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 3 (2026): September - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.3.2026.1926

Abstract

Kegiatan khitanan massal ‘Aisyiyah Makassar memerlukan pengelolaan data peserta yang terstruktur agar proses identifikasi, pencatatan, dan skrining kesehatan dapat berlangsung secara efektif. Pencatatan secara manual berpotensi menyebabkan data tersebar dan membutuhkan proses verifikasi berulang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung digitalisasi identifikasi peserta melalui penerapan Rekam Medis Digital (RMD) dalam layanan kesehatan massal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi RMD, praktik identifikasi peserta berbasis digital, dan skrining kesehatan awal peserta khitan. Sosialisasi diberikan kepada panitia dan petugas medis mengenai alur pendaftaran serta pengisian anamnesa dalam sistem digital. Praktik dilakukan dengan memasukkan data demografi dan riwayat kesehatan dasar peserta ke dalam server RMD disertai proses verifikasi data. Skrining kesehatan awal kemudian dicatat dalam alur digital yang sama. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa seluruh panitia dan petugas medis telah memahami alur pendaftaran dan pengisian anamnesa dalam sistem digital. Sebanyak 50 peserta khitan berhasil diidentifikasi, dengan seluruh data demografi dan riwayat kesehatan dasar berhasil diinput ke dalam server RMD. Penerapan RMD membantu membentuk alur pencatatan yang lebih terstruktur dari identifikasi peserta hingga skrining kesehatan awal. Keberlanjutan program diarahkan pada pemanfaatan alur RMD dalam kegiatan pelayanan kesehatan massal ‘Aisyiyah berikutnya serta pemanfaatan pengalaman panitia sebagai pengguna awal untuk mendukung pelaksanaan kegiatan serupa.