Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN TINGKAT KEKUMUHAN KAWASAN PERMUKIMAN DI KAWASAN BONTORANNU KOTA MAKASSAR Nini Apriani Rumata; Nurul Ilma; Nur Miftahul Janna; Lismayanti Nurdin
Journal of Green Complex Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/greenplexresearch.v1i1.39

Abstract

Pesatnya pertumbuhan penduduk di wilayah perkotaan menjadi alasan utama terjadi pengembangan dalam suatu wilayah kota. Kondisi keterbatasan lahan dan tingginya kebutuhan masyarakat di kawasan perkotaan akan perumahan mengakibatkan kawasan permukiman semakin padat dan membentuk kawasan permukiman kumuh. Kawasan Permukiman Bontorannu merupakan salah satu kawasan dengan identitas kawasan kumuh yang berada di Kecamatan Mariso Kota Makassar. Kawasan ini  memiliki luas wilayah 2.968 Ha. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat kekumuhan kawasan permukiman di kawasan Bontorannu. Kawasan Permukiman Bontorannu dibagi menjadi 2 zona yaitu Zona A Kelurahan Bontorannu dan Zona B Kelurahan Mattoangin.  Metode yang digunakan adalah metode analisis skoring dan analisis deskriptif. Metode analisis skoring dilakukan dengan menggunakan 7 indikator yaitu Kondisi Bangunan, Jalan, Air Minum, Drainase, Sanitasi, Persampahan dan Proteksi Kebakaran untuk menghasilkan penilaian tingkat kekumuhan kawasan permukiman di kawasan Bontorannu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Zona A Kelurahan Bontorannu memiliki Skor 32 sehingga dikategorikan kawasan kumuh ringan sedangkan Zona B Kelurahan Mattoangin memiliki skor 24 sehingga dikategorikan sebagai kawasan kumuh ringan. Penelitian ini dapat memberikan manfaat berupa metode analisis dalam mengidentifikasikan tingkat kekumuhan permukiman serta sebagai acuan dalam program penanganan kawasan kumuh di Kawasan Permukiman Bontorannu.
Digitalisasi Identifikasi Peserta pada Layanan Kesehatan Massal: Implementasi Rekam Medis Digital dalam Kegiatan Khitanan 'Aisyiyah Makassar Rifqah Ma’mur; Andi Hasnah; Nur Miftahul Janna; Rahmawati Putri
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 3 (2026): September - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.3.2026.1926

Abstract

Kegiatan khitanan massal ‘Aisyiyah Makassar memerlukan pengelolaan data peserta yang terstruktur agar proses identifikasi, pencatatan, dan skrining kesehatan dapat berlangsung secara efektif. Pencatatan secara manual berpotensi menyebabkan data tersebar dan membutuhkan proses verifikasi berulang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung digitalisasi identifikasi peserta melalui penerapan Rekam Medis Digital (RMD) dalam layanan kesehatan massal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi RMD, praktik identifikasi peserta berbasis digital, dan skrining kesehatan awal peserta khitan. Sosialisasi diberikan kepada panitia dan petugas medis mengenai alur pendaftaran serta pengisian anamnesa dalam sistem digital. Praktik dilakukan dengan memasukkan data demografi dan riwayat kesehatan dasar peserta ke dalam server RMD disertai proses verifikasi data. Skrining kesehatan awal kemudian dicatat dalam alur digital yang sama. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa seluruh panitia dan petugas medis telah memahami alur pendaftaran dan pengisian anamnesa dalam sistem digital. Sebanyak 50 peserta khitan berhasil diidentifikasi, dengan seluruh data demografi dan riwayat kesehatan dasar berhasil diinput ke dalam server RMD. Penerapan RMD membantu membentuk alur pencatatan yang lebih terstruktur dari identifikasi peserta hingga skrining kesehatan awal. Keberlanjutan program diarahkan pada pemanfaatan alur RMD dalam kegiatan pelayanan kesehatan massal ‘Aisyiyah berikutnya serta pemanfaatan pengalaman panitia sebagai pengguna awal untuk mendukung pelaksanaan kegiatan serupa.