This Author published in this journals
All Journal Saraweta
Umi Fahriani
STAI DDI Maros

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Guru dalam Mengatasi Perilaku Bullying Pada Siswa Kelas iV di Kabupaten Maros Umi Fahriani; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran guru dalam mengatasi perilaku Bullying pada siswa di SDN 193 Inpres Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Fokus permasalahan dari penelitian ini adalah bentuk perilaku Bullying pada siswa kelas IV di SDN 193 Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, serta dampak yang ditimbulkan dari perilaku Bullying di SDN 193 Inpres Pasandang, Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukan bentuk perilaku Bullying pada siswa kelas IV di SDN 193 Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros Ada 3 bentuk Bullying yang sering terjadi di SDN 193 Inpres Pasandang, yaitu Bullying verbal, Bullying fisik, dan Bullying sosial. Dampak yang dialami korban Bullying di SDN 193 Inpres Pasandang dampak emosional dan psikologis yang paling menonjol adalah perasaan jengkel dan marah. Adapun Pendekatan yang dilakukan oleh guru di SDN 193 Inpres Pasandang dalam mengatasi perilaku Bullying melibatkan beberapa strategi yang efektif. Pertama, guru menggunakan pengingat rutin tentang kedisiplinan, yang membantu meningkatkan kesadaran siswa tentang perilaku yang benar dan konsekuensinya. Kedua, guru memberikan nasihat dan arahan terus-menerus, yang membantu memperkuat nilai-nilai positif dan membentuk karakter siswa yang baik. Ketiga, melalui program pendidikan karakter yang dilaksanakan setiap hari Senin hingga Sabtu, sekolah menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman, positif, dan mendukung bagi semua siswa.