p-Index From 2021 - 2026
2.209
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saraweta
rahmat rizal
stai ddi maros

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran CTL (Conntextual Teaching and Learning) Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V rahmat rizal; Dideng Kadir; Salmia; Sudarmin
JURNAL SARAWETA Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran hasil belajar IPS dengan penerapan model pembelajaran CTL (Conntextual Teaching and Learning) Siswa Kelas V.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, deskriptif inferensial dalam penelitian ini diberikan perlakuan tertentu (treatment), yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi dengan Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes pilihan ganda hasil belajar siswa. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu pertama dengan menggunakan pendekatan statistik deskriptif, uji prasyarat, dan uji hipotesis Manova. Hasil penelitian kelas eskperimen dengan nilai rata-rata 82,50. Berdasarkan nilai kelas kontrol dan kelas eksperimen tersebut dapat disimpulkan bahwa pada kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran CTL dapat mempengaruhi hasil belajar pada siswa kelas V; uji hipotesis menggunakan manova, dengan nilai sig. adalah 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima yaitu terdapat pengaruh signifikan penerapan penerapan model CTL (Conntextual Teaching and Learning) terhadap hasil belajar IPS Siswa Kelas VTujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran hasil belajar IPS dengan penerapan model pembelajaran CTL (Conntextual Teaching and Learning) Siswa Kelas V.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, deskriptif inferensial dalam penelitian ini diberikan perlakuan tertentu (treatment), yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi dengan Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes pilihan ganda hasil belajar siswa. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu pertama dengan menggunakan pendekatan statistik deskriptif, uji prasyarat, dan uji hipotesis Manova. Hasil penelitian kelas eskperimen dengan nilai rata-rata 82,50. Berdasarkan nilai kelas kontrol dan kelas eksperimen tersebut dapat disimpulkan bahwa pada kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran CTL dapat mempengaruhi hasil belajar pada siswa kelas V; uji hipotesis menggunakan manova, dengan nilai sig. adalah 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima yaitu terdapat pengaruh signifikan penerapan penerapan model CTL (Conntextual Teaching and Learning) terhadap hasil belajar IPS Siswa Kelas V
Peran Pondok Pesantren Al-Irsyad Biringkaloro dalam Meningkatkan Pendidikan di Dusun Biringkaloro Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros Jumriani; Rahmat Rizal; Salmia
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang memiliki kontribusi penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Lembaga ini layak diperhitungkan dalam pembangunan bangsa di bidang pendidikan, keagamaan, dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pondok pesantren Al-Irsyad Biringkaloro dalam meningkatkan pendidikan di Dusun Biringkaloro dan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat pondok pesantren Al-Irsyad Biringkaloro dalam meningkatkan pendidikan . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder dan dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Peran pondok pesantren dalam meningkatkan pendidikan yaitu menciptakan generasi muda yang berilmu pengetahuan dan berakhlak mulia, meningkatkan pendidikan Islam, kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan yangdilakukan di pondok pesantren sehingga dapat menjadikan masyarakat yang lebih religius dan pengajian-pengajian rutin. 2) Faktor pendukung pondok pesantren dalam meningkatkan pendidikan yaitu: peran aktif pendiri pondok pesantren, adanya interaksi baik antara ustadz dan santri dan dukungan positif masyarakat dan warga setempat. Dan adapun faktor penghambat pondok pesantren dalam meningkatkan pendidikan yaitu: sarana dan prasarana yang tidak terjaga, kurangnya minat masyarakat terhadap pondok pesantren dan kurangnya sarana penunjang.
Dampak Bullying Dalam Mempengaruhi Minat Belajar Siswa Kelas IV SDN 21 Sanggalea Kecamatan Turikale Kabupaten Maros Adinda Widiayawati; Rahmat Rizal; Andi Asdar
JURNAL SARAWETA Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk bullying yang terjadi di kelas IV SDN 21 Sanggalea Kecamatan Turikale Kabupaten Maros dan untuk mengetahui perilaku bullying terhadap minat belajar siswa kelas IV di SDN 21 Sanggalea Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat desktiptif untuk menjawab mengapa dan bagaimana suatu peristiwa terjadi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data, yaitu Reduksi Data, Penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa ada tiga bentuk bullying yang terjadi di SDN 21 Sanggalea, seperti bullying fisik, bullying verbal, bullying relasional. Akan tetapi kasus bulllying verbal yang lebih mendominasi, bulllying verbal yang sering dilakukan oleh siswa kelas IV SDN 21 Sanggalea meliputi memanggil dengan nama orang tua, mengejek kekurangan fisik, serta memplesetkan nama. Minat belajar siswa yang mengalami perilaku bullying dapat dikatakan sedang, hal tersebut dapat dinilai dari hasil wawancara peneliti dengan siswa, wali kelas IV SDN 21 Sanggalea dan dapat dibuktikan dengan ranah kognitif siswa pada rapor yang mana rata-rata nilai siswa telah mencapai nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Pada Siswa Kelas IV Irma Sri Lukmana; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teams Games Tournament (TGT) merupakan salah satu jenis model pembelajaran kooperatif yang menggunakan diskusi tim yang akan merangsang minat belajar siswa dengan cara memberikan ide kepada sesama teman dalam anggota kelompok sehingga menumbuhkan semangat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui bagaimana model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV B SD Angkasa 1 Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan setiap siklus terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV B SD Angkasa 1 Kecamatan Mandai Kabupaten Maros yang berjumlah 21 orang siswa. Secara keseluruhan kinerja aktivitas guru dapat dikatakan baik. Begitu juga dengan konsep matematika siswa yang semakin meningkat dari siklus I ke siklus II. Hal ini bisa dilihat dari hasil perolehan tes konsep matematika pada siklus I siswa menunjukkan persentase klasikal sebanyak 38,95% dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu dengan persentase klasikal 80,95%.
Peran Guru dalam Mengatasi Perilaku Bullying Pada Siswa Kelas iV di Kabupaten Maros Umi Fahriani; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran guru dalam mengatasi perilaku Bullying pada siswa di SDN 193 Inpres Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Fokus permasalahan dari penelitian ini adalah bentuk perilaku Bullying pada siswa kelas IV di SDN 193 Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, serta dampak yang ditimbulkan dari perilaku Bullying di SDN 193 Inpres Pasandang, Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukan bentuk perilaku Bullying pada siswa kelas IV di SDN 193 Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros Ada 3 bentuk Bullying yang sering terjadi di SDN 193 Inpres Pasandang, yaitu Bullying verbal, Bullying fisik, dan Bullying sosial. Dampak yang dialami korban Bullying di SDN 193 Inpres Pasandang dampak emosional dan psikologis yang paling menonjol adalah perasaan jengkel dan marah. Adapun Pendekatan yang dilakukan oleh guru di SDN 193 Inpres Pasandang dalam mengatasi perilaku Bullying melibatkan beberapa strategi yang efektif. Pertama, guru menggunakan pengingat rutin tentang kedisiplinan, yang membantu meningkatkan kesadaran siswa tentang perilaku yang benar dan konsekuensinya. Kedua, guru memberikan nasihat dan arahan terus-menerus, yang membantu memperkuat nilai-nilai positif dan membentuk karakter siswa yang baik. Ketiga, melalui program pendidikan karakter yang dilaksanakan setiap hari Senin hingga Sabtu, sekolah menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman, positif, dan mendukung bagi semua siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Reading Aloud dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas II Sri Wahyulia; Rahmat Rizal; A. Syarifah Assaggaf
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui proses pembelajaran di sekolah. Kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar di Indonesia masih perlu ditingkatkan, karena membaca menjadi dasar untuk memahami berbagai ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas II melalui model pembelajaran Reading Aloud, yang melibatkan aktivitas membaca nyaring untuk memperbaiki pengucapan, pemahaman, dan rasa percaya diri siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pelaksanaan dilakukan dalam dua pertemuan per siklus, menggunakan cerita "Kancil Mencuri Mentimun" sebagai materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca siswa. Pada tes awal, ketuntasan belajar hanya mencapai 40%, meningkat menjadi 60% pada siklus I, dan mencapai 80% pada siklus II dengan nilai rata-rata meningkat dari 62,2 menjadi 74,8. Aktivitas guru dan siswa juga meningkat, terlihat dari skor observasi yang naik dari 17 menjadi 42 untuk guru dan 14 menjadi 34 untuk siswa. Kesimpulannya, model pembelajaran Reading Aloud efektif meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa kelas II, mencapai target ketuntasan belajar 80%, sehingga tidak diperlukan siklus lanjutan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan interaktif dalam pembelajaran untuk mendukung literasi siswa
Upaya Meningkatkan Keterampilan Membaca Nyaring Melalui Model Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV Fadilah; Rahmat Rizal; Andi Asdar
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan membaca nyaring siswa yang terlihat dari masih banyaknya siswa yang belum mencapai standar ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa melalui penerapan model pembelajaran Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 14 Pulau Podang-Podang. Model SAVI dipilih karena memadukan berbagai gaya belajar yang mencakup unsur gerak fisik (somatic), pendengaran (auditory), penglihatan (visual), dan pemikiran (intellectual), yang mampu meningkatkan minat dan kemampuan siswa dalam membaca nyaring. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi, tes kemampuan membaca nyaring dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan membaca nyaring siswa setelah diterapkannya model SAVI. Pada siklus I, nilai rata-rata keterampilan membaca nyaring siswa adalah 6,75 pada persentase 67% dengan kategori kurang atau 14 siswa yang tuntas. Sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 8,31 pada persentase 81% berada pada kategori baik atau 17 siswa yang tuntas. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model SAVI efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa.  
Penerapan Media Big Book untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas III Sardinah; Andi Amiruddin; Rahmat Rizal
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman merupakan suatu kemampuan untuk memahami makna dari bahan bacaan secara menyeluruh, baik secara tersurat maupun tersirat, sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap isi teks. Kemampuan membaca pemahaman merupakan salah satu kunci keberhasilan seorang siswa dalam proses pembelajaran, rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa merupakan suatu masalah pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan media Big Book dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas III MI Al-wasi Kuri Kecamatan Marusu Kabupaten Maros. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Setiap siklus terdiri dari empat atahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Observasi digunakan untuk melihat aktivitas siswa dalam proses belajar serta aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran dan tes digunakan untuk melihat kemampuan membaca pemahaman siswa, serta dokumentasi untuk mengumpulkan data-data berupa catatan-catatan, surat-surat, serta bukti dalam bentuk foto atau gambar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada siklus I berada pada kategori belum tuntas dengan presentase ketuntasan nilai hasil tes belajar siswa yaitu 62,5% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 siswa dan siswa yang belum tuntas sebanyak 6 siswa. Pada siklus kedua sudah tergolong tuntas dengan presentase ketuntasan nilai hasil tes belajaraitu 81,25%. Jadi, dapat disimpulkan penggunaan media Big Book dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa.
Penerapan Penggunaan Kurikulum Merdeka Dalam Penanaman Nilai Moral Peserta Didik Kelas V Azzahra Syarifah Mustafa; Andi Amiruddin; Rahmat Rizal
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh kurikulum merdeka dalam penanaman nilai moral masih ditemukan sejumlah tantangan, perkembangan moral peserta didik belum sepenuhnya optimal, hal ini disebabkan oleh karakter keluarga dan pengaruh lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan kurikulum merdeka terhadap pembentukan moral peserta didik kelas V di SDN 37 Panaikang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses penanaman nilai moral melalui kurikulum merdeka peserta didik kelas V di SDN 37 Panaikang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbentuk deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu, metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data berasal dari Kepala Sekolah, Wali Kelas V dan Guru PAI SDN 37 Panaikang. Sedangkan untuk uji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi yaitu, triangulasi sumber, triangulasi data, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum merdeka membantu membentuk karakter siswa melalui pendekatan Profil Pelajar Pancasila, terutama dalam hal tanggung jawab, kepedulian, kejujuran, dan kemandirian. Adapun faktor pendukung yaitu: 1) peran guru sebagai teladan, 2) keterlibatan orang tua, 3) pembelajaran berbasis proyek (P5), dan 4) fleksibilitas kurikulum. Adapun faktor penghambat yaitu: 1) pengaruh lingkungan di luar sekolah, 2) kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, dan 3) terbatasnya waktu pembelajaran
Upaya Guru Mengatasi Kesulitan Belajar Berhitung pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas III Muflia Andini; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan belajar berhitung merupakan salah satu hambatan yang sering dialami siswa di sekolah dasar dalam mata pelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar berhitung pada mata pelajaran matematika siswa kelas III dan mengetahui faktor penghambat yang dialami siswa dalam belajar berhitung pada mata pelajaran matematika siswa kelas III di UPTD SDN 29 Marana Kematan Lau Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini yaitu guru kelas III A dan guru kelas III B serta siswa kelas III A dan kelas III B. Keabsahan data menggunakan uji kreadibilitas yang mencakup beberapa teknik yaitu triangulasi sumber, triangulasi waktu, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam mengatasi kesulitan berhitung siswa kelas III adalah dengan menerapkan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, himbauan kepada orang tua, memotivasi siswa, melakukan remedial dan menggunakan penerapan program pembelajaran individu. Sedangkan faktor penghambat yang dialami siswa dalam belajar berhitung pada mata pelajaran matematika kelas III adalah sulit bagi siswa karena mereka tidak memahami konsep dasar tentang nilai tempat mulai dari puluhan hingga ratusan. Beberapa faktor yang menyebabkan yaitu kurangnya keinginan untuk belajar, rasa malas dan menganggap bahwa matematika itu sulit dan kurangnya pengawasan orang tua siswa.