Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Penggunaan Video Pembelajaran dalam Memahami Materi Pecahan Ika Putri Irawan; salsabelafatma2006 Fatma; Jesi Alexander; Cici Oktaviani
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 3 (2026): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ppm.v3i3.2948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap penggunaan video pembelajaran dalam memahami materi pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling, dengan responden berupa mahasiswa aktif yang pernah mempelajari materi pecahan dan pernah menggunakan atau melihat video pembelajaran untuk mempelajari materi tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form yang terdiri atas 15 butir pernyataan dengan skala Likert empat tingkat. Data dianalisis secara deskriptif melalui frekuensi dan persentase pada setiap pilihan jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan persepsi positif terhadap penggunaan video pembelajaran dalam memahami materi pecahan. Persepsi positif terlihat pada aspek kemudahan memahami materi sebesar 80,39%, kejelasan penyajian sebesar 72,55%, bantuan visual sebesar 80,39%, bantuan visual dalam memahami langkah penyelesaian sebesar 84,31%, kemudahan penggunaan sebesar 80,39%, ketertarikan belajar sebesar 78,43%, dan efektivitas penggunaan video pembelajaran sebesar 80,39% berdasarkan gabungan respons setuju dan sangat setuju. Hasil tersebut menunjukkan bahwa video pembelajaran dipersepsikan dapat membantu mahasiswa memahami materi pecahan melalui penyajian materi yang lebih jelas, penggunaan unsur visual, dan penjelasan langkah penyelesaian secara bertahap. Namun, temuan penelitian ini menggambarkan persepsi mahasiswa dan tidak dimaksudkan sebagai bukti hubungan sebab-akibat antara penggunaan video pembelajaran dan peningkatan kemampuan memahami pecahan. Dengan demikian, video pembelajaran dapat digunakan sebagai salah satu media pendukung dalam pembelajaran materi pecahan.
Hubungan Kompetensi Digital Guru Dengan Pemanfaatan Teknologi Dalam Pembelajaran Sekolah Dasar Putri rahmayanti; Jesi Alexander; Zetra Hainul Putra
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.819

Abstract

Penggunaan teknologi digital dalam pendidikan dasar tidak hanya tergantung pada tersedianya perangkat, tetapi juga pada kemampuan guru dalam memahami, menggunakan, memilih, mengintegrasikan, dan menilai teknologi sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Fenomena menunjukkan bahwa keterampilan guru dalam menggunakan teknologi belum selalu disertai dengan penggunaan teknologi secara berkelanjutan dalam proses pengajaran. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara Kompetensi Digital Guru dan Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran di kalangan guru sekolah dasar. Studi ini mengadopsi metode kuantitatif dengan tipe penelitian yang bersifat korelasional. Jumlah sampel penelitian terdiri dari 50 guru sekolah dasar yang dipilih dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan memakai kuesioner skala Likert yang terdiri dari 20 pernyataan, yaitu 10 pernyataan untuk variabel Kompetensi Digital Guru dan 10 pernyataan untuk variabel Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran. Analisis data dilaksanakan dengan menerapkan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, korelasi Spearman Rank, dan regresi linear sederhana. Hasil pengujian validitas menunjukkan bahwa semua item instrumen valid, dengan nilai r hitung untuk variabel Kompetensi Digital Guru antara 0,655–0,824 dan variabel Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran antara 0,604–0,885, lebih tinggi dari r tabel 0,279. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha 0,907 untuk Kompetensi Digital Guru dan 0,897 untuk Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran. Hasil pengujian Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa kedua variabel tidak terdistribusi normal dengan nilai signifikansi masing-masing 0,002 dan 0,001, sehingga analisis hubungan dilakukan dengan korelasi Spearman Rank. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai ρ = 0,647 dengan Sig. = 0,000 < 0,05, yang menandakan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Kompetensi Digital Guru dan Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran. Analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan regresi Y = 6,443 + 0,628X dengan nilai R² sebesar 0,409. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan digital guru berhubungan positif dan signifikan dengan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, meskipun terdapat faktor lain di luar studi ini yang juga berkaitan dengan pemanfaatan teknologi.