Cici Oktaviani
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGEMBANGAN AUDIBLE BOOKS BERBASIS ETNOMATEMATIKA SEBAGAI MEDIA LITERASI UNTUK SISWA DI SEKOLAH DASAR Cici Oktaviani; Jesi Alexander Alim; Zariul Antosa; Neni Hermita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.318 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5355

Abstract

Rendahnya kemampuan matematika siswa dapat disebabkan oleh berbagai aspek, salah satunya kuranya inovasi dalam buku pembelajaran siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development) yang bertujuan untuk mengembangkan buku digital matematika Audible Books yang berbasis etnomatematika untuk siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga fase yaitu, fase penelitian awal fase pengembangan, dan fase penilaian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Validasi Audible Books dilakukan oleh 4 orang validator, hasil validasi media diperoleh nilai validitas sebesar 0,90 dengan kategori “Sangat Valid”. Uji praktikalitas diberikan kepada siswa dan guru, hasil dari uji praktikalitas siswa diperoleh persentase sebesar 83,54% dengan kategori “Sangat Praktis”. Hasil uji praktikalitas guru diperoleh persentase sebesar 88,75% dengan kategori “Sangat Praktis”. Berdasarkan hasil validasi dan praktikalitas yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa media Audible Books yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan praktis.Kata Kunci: Audible Books, Buku Digital Matematia, Model Plomp
Development of E-Comic to Increase the Spirit of Mutual Cooperation and Learning Achievement of Elementary School Students Zeva Adi Fianto; Fitri Indriani; Anwar Senen; Cici Oktaviani; Dewi Nasien
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 7 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v7i4.11932

Abstract

Technology has a big positive impact on integration in the world of education. The aim of this research is to produce an e-comic about my environment to increase the spirit of mutual cooperation and appropriate, practical and effective learning achievements. This development research uses the ADDIE research model. The research subjects were 102 students and 4 teachers at elementary school cluster II, Kasihan subdistrict, Bantul district, Yogyakarta. Data collection techniques used interviews, needs analysis questionnaires, validation questionnaires, response questionnaires, self-assessment questionnaires, and pretest posttest. Data analysis used the independent sample t-test, paired sample t-test, and MANOVA test. The results of the independent sample t-test show a significant value of 0.019<0.05. The results of the paired sample t-test show a significant value of 0.002 <0.05. The MANOVA test results show a significant value of 0.006<0.05. Overall, there is a significant difference in the spirit of mutual cooperation and learning achievement between students who use e-comics and those who do not use the results of research on the development of e-comic material my environment. The spirit of mutual cooperation and learning achievement of students who use e-comics increases compared to those who do not use e-comics. It was concluded that e-comics were declared feasible, practical and effective for use as learning media.
PEMANFAATAN LKPD BUDAYA MELAYU RIAU BERBASIS CODING UNTUK MENGANALISIS COMPUTATIONAL THINKING SISWA Cyndi Togi Marito Sitorus; Yola Amanda; Zarra Hanura Il; Jesi Alexander Alim; Cici Oktaviani
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Budaya Melayu Riau berbasis coding terhadap kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) siswa sekolah dasar. LKPD ini dikembangkan dengan mengintegrasikan unsur budaya lokal dan aktivitas coding sebagai upaya menumbuhkan kemampuan berpikir sistematis, logis, dan kreatif sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pretest-posttest one group design, yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN 105 Pekanbaru tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan computational thinking, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi hasil belajar. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor siswa meningkat dari 64,63 menjadi 67,78 setelah penerapan LKPD, dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,406 (> 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,032 termasuk kategori rendah, namun menunjukkan adanya tren peningkatan positif terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa. Hasil ini mengindikasikan bahwa integrasi budaya Melayu Riau dalam LKPD berbasis coding memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa, meskipun efektivitasnya masih memerlukan penguatan dari aspek pedagogis dan durasi penerapan.
Pemahaman Siswa Kelas IV SD dalam Memahami Konsep Pecahan Berdasarkan Angket Aisyah Fitriani; Lina Permai Sahra; Suci Puteri Maulia; Muhammad Fendrik; Cici Oktaviani
Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika
Publisher : Lembag

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/katalis.v2i4.2620

Abstract

This study aimed to analyze the level of understanding of fraction concepts among fourth-grade students at SDIT Al Hidayah Pekanbaru and to identify effective learning strategies. Mathematics, particularly the concept of fractions, often poses a significant challenge at the primary education level. The research employed a descriptive quantitative approach, with primary data collected through the distribution of a questionnaire to 30 students. This questionnaire was designed to measure the students' mastery level of basic concepts, operations, and application of fractions.The findings indicate that the students' level of understanding of fraction concepts is in the very good category. This is evidenced by the questionnaire data, where 63.33% of respondents selected the "Strongly Agree" category and 25.71% selected "Agree," resulting in a cumulative total of 89.04% positive responses. This strong positive dominance suggests that the majority of students have mastered the fundamental concepts and can apply them. The results support the idea that contextual, interactive teaching methods, coupled with the use of manipulative media (as also suggested by relevant studies), are highly effective in facilitating students' deep conceptual understanding. The main conclusion is that implementing learning approaches oriented toward real-world contexts, combined with the use of instructional media, significantly improves student comprehension of fraction material. These findings are expected to serve as a valuable reference for teachers and stakeholders in developing more innovative and effective teaching methods in Primary Schools.
Analisis Kesulitan Siswa Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Soal Matematika pada Materi Perbandingan dan Skala Naura Indah Meylani; Rizka Ananda Utami; Rizka Nabila; Muhammad Fendrik; Cici Oktaviani
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol. 3 No. 6 (2025): Desember : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v3i6.1499

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi oleh siswa kelas enam sekolah dasar dalam menyelesaikan soal matematika yang berkaitan dengan perbandingan dan skala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui hasil tes yang terdiri dari lima soal yang diberikan kepada siswa. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi jenis kesalahan yang paling umum dan tingkat pemahaman siswa terhadap materi perbandingan dan skala. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi nilai perbandingan, menerapkan rumus skala dengan benar, dan memahami makna perbandingan dalam konteks soal. Kesalahan yang paling umum terjadi pada tahap perhitungan dan dalam memahami hubungan antara angka-angka dalam skala. Beberapa penyebab kesulitan tersebut meliputi kurangnya pemahaman konsep dasar dan keterbatasanlatihan soal. Berdasarkan hasil yang diperoleh, disarankan agar guru menyediakan lebih banyak soal latihan yang berorientasi pada situasi kehidupan nyata dan memanfaatkan media pembelajaran visual untuk memudahkan pemahaman siswa terhadap konsep perbandingan dan skala.
RESPON SISWA TERHADAP LKPD GEOMETRI BERBASIS PMRI TERINTEGRASI CODING DAN ETNOMATEMATIKA Suciwati, Himma Rosa; Latifa Susiani, Ismara; Aulia, Zahwa; Jesi Alexander Alim; Cici Oktaviani
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 5 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i5.1660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Geometri berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) yang dipadukan dengan unsur koding dan etnomatematika. LKPD dikembangkan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan dekat dengan pengalaman budaya siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 10 siswa kelas III sekolah dasar sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui angket respon yang menilai aspek format, relevansi, percaya diri, dan ketertarikan siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan respon yang sangat positif terhadap LKPD, dengan persentase penilaian yang sebagian besar berada pada kategori “sangat menarik”. Siswa menilai tampilan LKPD jelas dan menarik, kegiatan pembelajaran relevan dengan kehidupan mereka, serta instruksi mudah dipahami. Integrasi konteks budaya Melayu dan aktivitas koding juga membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan meningkatkan rasa percaya diri siswa. Secara keseluruhan, LKPD ini dinilai efektif dalam menciptakan pengalaman belajar geometri yang lebih bermakna, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. ABSTRAK This study aims to describe students’ responses to the use of a Geometry Student Worksheet (LKPD) designed based on the Indonesian Realistic Mathematics Education (PMRI) approach and integrated with coding and ethnomathematics elements. The worksheet was developed to provide learning experiences that are contextual, engaging, and closely connected to students’ cultural backgrounds. This quantitative descriptive research involved 10 third-grade elementary students as participants. Data were collected through a response questionnaire that assessed aspects of format, relevance, interest, and students’ reactions during learning activities. The results indicate that students showed highly positive responses, with most ratings falling into the “very interesting” category. Students perceived the LKPD as visually appealing, easy to understand, and relevant to their daily experiences. The integration of Malay cultural elements and basic coding activities also contributed to a more enjoyable learning atmosphere and enhanced students’ confidence. Overall, the worksheet proved effective in supporting meaningful, engaging, and accessible geometry learning for elementary students.
ANALISIS PERSEPSI SISWA TERHADAP LKPD ETNOMATEMATIKA BERBASIS KODING DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Diva, Edelweiss Milkana; Jumitah; Anastasya Dewi Ambarwati; Jesi Alexander Alim; Cici Oktaviani
Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 6 (2025): Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/relevan.v5i6.1667

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi siswa terhadap LKPD etnomatematika berbasis koding ditinjau dari gaya belajar visual dan auditori. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas III. Data dikumpulkan melalui angket persepsi dan gaya belajar, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa siswa visual memberikan persepsi sangat tinggi (90–100%) pada aspek tampilan, keterbacaan, kesesuaian isi, motivasi, dan nilai kontekstual. Mereka merasa terbantu oleh desain visual dan ilustrasi budaya Melayu. Siswa auditori juga memberikan respons positif (100% per indikator), tetapi dengan skor lebih rendah karena membutuhkan penjelasan lisan untuk memahami instruksi dan menyelesaikan LKPD secara mandiri. Secara umum, LKPD ini efektif meningkatkan motivasi, pemahaman, dan keterlibatan siswa, serta layak digunakan dalam pembelajaran dengan dukungan pendampingan verbal bagi siswa auditori. ABSTRACT This study aims to analyze students’ perceptions of an ethnomathematics-based coding worksheet (LKPD) in relation to visual and auditory learning styles. The research employed a descriptive qualitative approach with third-grade students as the subjects. Data were collected through perception and learning style questionnaires, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings show that visual learners displayed very positive perceptions (90–100%) regarding the worksheet’s appearance, readability, content relevance, motivation, and contextual value. They were supported by the visual design and cultural illustrations related to Melayu traditions. Auditory learners also provided positive responses (100% for each indicator), although their scores were lower because they required verbal explanation to understand instructions and complete the worksheet independently. Overall, the LKPD proved effective in enhancing students’ motivation, understanding, and engagement, and is suitable for use in classroom learning with additional verbal support for auditory learners.