Christa T Salamena
Universitas Kristen Indonesia Maluku

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA MENANGKAL HOAKS MELALUI KONTEN DIGITAL PADA NEGERI HATALAI Costantinus Sahanaya; Marthin J Maspaitela; Charles J Tiwery; Demsy Wattimena; Christa T Salamena
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): September
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69765/mjppm.v7i2.2102

Abstract

Tujuannya untuk meningkatkan literasi digital generasi muda dalam mengenali dan menangkal hoaks, serta membekali forum anak negeri hatalai dengan keterampilan memproduksi konten komunikasi digital yang edukatif. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian indikator kinerja utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata. IKU 5 hasil kerja dosen dimanfaatkan oleh masyarakat melalui transfer pengetahuan dan keterampilan literasi digital, serta sejalan dengan Asta Cita melalui Penguatan pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Metode pelaksanaan kegiatan PkM menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan anggota Forum Anak Negeri Hatalai sebagai subjek utama kegiatan, bukan hanya sebagai peserta pelatihan. Kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan generasi muda dalam mengenali hoaks, melakukan verifikasi informasi, menyusun pesan komunikasi, memproduksi konten digital, serta menyebarluaskan konten edukatif melalui media sosial.  Hasil Hasil evaluasi ini memperlihatkan bahwa kegiatan sosialisasi literasi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas mitra. Perubahan tingkat pemahaman dari 23% menjadi 81% menjadi indikator bahwa terjadi proses pembelajaran selama kegiatan berlangsung. Mitra yang sebelumnya memiliki pemahaman terbatas memperoleh tambahan pengetahuan yang dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi digital secara lebih optimal. Setelah pelatihan dilaksanakan, tingkat pemahaman mitra meningkat menjadi 87%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa materi dan praktik yang diberikan selama pelatihan dapat diterima dengan baik oleh mitra forum anak negeri hatalai. Mitra menjadi lebih memahami bagaimana menghasilkan konten digital yang kreatif, informatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik media digital serta kebutuhan sasaran. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan sebesar 52 poin persentase, dari 35% sebelum pelatihan menjadi 87% setelah pelatihan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan produksi konten digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra.