Dinda Nur Malik Insani
Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi Bakteri Bacillus sp. dari Rhizhosfer Rumput Paitan di Kawasan Hutan De Djawatan Banyuwangi dalam Menghambat Bakteri Patogen Staphylococcus aureus I Putu Krisna Wijaya; Retno Kawuri; I Made Sara Wijana; Dinda Nur Malik Insani
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2026.v13.i02.p1

Abstract

INTISARI Permasalahan yang timbul saat ini, yaitu adanya bakteri yang mampu resisten terhadap suatu antibiotik salah satunya yaitu Staphylococcus aureus. Staphylococcus aureus merupakan bakteri mikrobiota normal, namun dapat berperan sebagai bakteri patogen dan dapat menimbulkan penyakit yang biasa sampai berspektrum luas. Resistensi antibiotik oleh S. aureus ini perlu ditanggulangi dengan menemukan isolat bakteri antagonis penghasil antibiotik. Bakteri Bacillus sp. diketahui biasanya ditemukan di rhizhosfer tanaman serta mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen, namun belum diketahui apakah Bacillus sp. dapat ditemukan pada rhizhosfer rumput paitan serta apakah mampu menghambat S. aureus. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan isolat Bacillus sp. pada rhizhosfer rumput paitan dan mengetahui potensi Bacillus sp. dalam menghambat patogen S. aureus. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan di hutan Djawatan Banyuwangi. Plating method dengan teknik pour plate merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini, serta uji daya hambat dengan metode dual culture. Hasil menunjukkan ditemukannya 12 isolat Bacillus sp. dari 5 titik lokasi yang diidentifikasi berdasarkan buku Bergeys Manual. Daya hambat terbaik dihasilkan oleh isolat Bacillus sp.2 dengan diameter zona hambat sebesar 1,192 cm. Berdasarkan hasil penelitian, Bacillus sp. memiliki potensi sebagai agen antagonis untuk menghambat S. aureus. Kata kunci: potensi, daya hambat, resistensi, antibiotik
Potensi Bakteri Bacillus sp. dari Rhizhosfer Rumput Paitan di Kawasan Hutan De Djawatan Banyuwangi dalam Menghambat Bakteri Patogen Staphylococcus aureus I Putu Krisna Wijaya; Retno Kawuri; I Made Sara Wijana; Dinda Nur Malik Insani
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2026.v13.i02.p1

Abstract

INTISARI Permasalahan yang timbul saat ini, yaitu adanya bakteri yang mampu resisten terhadap suatu antibiotik salah satunya yaitu Staphylococcus aureus. Staphylococcus aureus merupakan bakteri mikrobiota normal, namun dapat berperan sebagai bakteri patogen dan dapat menimbulkan penyakit yang biasa sampai berspektrum luas. Resistensi antibiotik oleh S. aureus ini perlu ditanggulangi dengan menemukan isolat bakteri antagonis penghasil antibiotik. Bakteri Bacillus sp. diketahui biasanya ditemukan di rhizhosfer tanaman serta mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen, namun belum diketahui apakah Bacillus sp. dapat ditemukan pada rhizhosfer rumput paitan serta apakah mampu menghambat S. aureus. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan isolat Bacillus sp. pada rhizhosfer rumput paitan dan mengetahui potensi Bacillus sp. dalam menghambat patogen S. aureus. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan di hutan Djawatan Banyuwangi. Plating method dengan teknik pour plate merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini, serta uji daya hambat dengan metode dual culture. Hasil menunjukkan ditemukannya 12 isolat Bacillus sp. dari 5 titik lokasi yang diidentifikasi berdasarkan buku Bergeys Manual. Daya hambat terbaik dihasilkan oleh isolat Bacillus sp.2 dengan diameter zona hambat sebesar 1,192 cm. Berdasarkan hasil penelitian, Bacillus sp. memiliki potensi sebagai agen antagonis untuk menghambat S. aureus. Kata kunci: potensi, daya hambat, resistensi, antibiotik