Helmin Parida Zebua
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nias

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Sosial Ekonomi Minat Generasi Muda terhadap Sektor Pertanian di Desa Lalai, Kabupaten Nias Ernidar Mendrofa; Putra Hidayat Telaumbanua; Yoel Melsaro Larosa; Helmin Parida Zebua
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1501

Abstract

Keberlanjutan sektor pertanian memerlukan regenerasi pelaku usaha tani, tetapi minat generasi muda untuk menjadikan pertanian sebagai bidang kerja masih dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi yang berbeda antarwilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan keluarga, kepemilikan lahan pertanian, lingkungan keluarga, tingkat pendidikan, serta akses modal dan teknologi terhadap minat generasi muda pada sektor pertanian di Desa Lalai, Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain potong lintang. Populasi terdiri atas 374 pemuda berusia 16–30 tahun dan sampel penelitian sebanyak 37 responden yang dipilih menggunakan stratified random sampling pada empat dusun. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS versi 22. Hasil menunjukkan bahwa pendapatan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat generasi muda (B=1,277; t=2,401; p=0,023), demikian pula lingkungan keluarga (B=1,331; t=2,448; p=0,020). Kepemilikan lahan, pendidikan, serta akses modal dan teknologi memiliki koefisien positif, tetapi tidak signifikan pada taraf 5%. Secara simultan, kelima faktor berpengaruh signifikan terhadap minat (F=76,367; p<0,001) dengan R²=0,925 dan adjusted R²=0,913. Lingkungan keluarga memiliki koefisien beta terstandarisasi terbesar (?=0,292). Temuan menegaskan pentingnya prospek ekonomi keluarga dan dukungan lingkungan keluarga dalam memperkuat ketertarikan pemuda terhadap sektor pertanian di lokasi penelitian.
Pengaruh Distribusi dan Pemasaran Padi Lokal Terhadap Pendapatan Petani di Desa Hiliweto, Kecamatan Gido Ester Twenty Aprilian Zendrato; Putra Hidayat Telaumbanua; Yoel Melsaro Larosa; Helmin Parida Zebua
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1533

Abstract

Pertanian padi merupakan sektor penting bagi perekonomian masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Hiliweto, Kecamatan Gido, yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada usaha tani padi. Namun kenyataannya, pendapatan petani padi lokal di desa tersebut belum optimal meskipun produksi relatif stabil, karena sistem distribusi masih melibatkan banyak perantara dengan saluran panjang, serta pemasaran yang terbatas akibat minimnya akses pasar dan informasi harga, sehingga posisi tawar petani dalam menentukan harga jual menjadi lemah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh distribusi dan pemasaran padi lokal, baik parsial maupun simultan, terhadap pendapatan petani di Desa Hiliweto, Kecamatan Gido. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi berjumlah 300 petani, dengan sampel 30 responden yang ditentukan melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert (1-5) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, lalu dianalisis melalui uji asumsi klasik dan regresi linear berganda dengan SPSS. Hasil uji t menunjukkan Distribusi Padi Lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Petani (t hitung 2,976; signifikansi 0,006), sedangkan Pemasaran Padi Lokal berpengaruh positif dan signifikan (t hitung 5,601; signifikansi 0,000) sebagai variabel paling dominan. Secara simultan, uji F menghasilkan F hitung 28,091 dengan signifikansi 0,000, berarti distribusi dan pemasaran bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani. Adjusted R Square sebesar 0,651 menunjukkan distribusi dan pemasaran menjelaskan 65,1% variasi pendapatan petani, sedangkan 34,9% sisanya dipengaruhi faktor lain. Dapat disimpulkan bahwa distribusi dan pemasaran padi lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani di Desa Hiliweto, Kecamatan Gido, baik parsial maupun simultan, dengan pemasaran sebagai faktor paling menentukan.