Bintang Miftahul Sya'yan
Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi dan Pemberdayaan Remaja sebagai Strategi Pencegahan Pernikahan Dini di Desa Mantang Baru Krisdayanti Dornauli br Malau; Asih Budiarti; Desmawati Desmawati; M.Nurikhsan Jaya; Cut Nur Indah Syahirah; Stevanie Stevanie; Bintang Miftahul Sya'yan; Gerhad Imanuel Hutabarat; Ferika Clodya; Rufi Rahmani; Okparizan Okparizan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1598

Abstract

Pernikahan dini atau perkawinan anak merupakan salah satu persoalan yang dapat memengaruhi keberlanjutan pendidikan, kesehatan, serta perencanaan masa depan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada remaja mengenai risiko pernikahan dini, pentingnya pendidikan dan kesehatan reproduksi, serta perencanaan masa depan. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Agustus 2026 di SMPN 23 Bintan, Desa Mantang Baru, melalui kegiatan edukasi dan pemberdayaan yang dilakukan secara partisipatif. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, identifikasi kebutuhan, persiapan materi, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, serta kegiatan pemberdayaan remaja. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskripif melalui observasi selama kegiatan, respons peserta dalam diskusi dan tanya jawab, serta dokumentasi kegiatan. Peserta mengikuti kegiatan secara aktif dan menunjukkan keterlibatan melalui pertanyaan, tanggapan, dan diskusi mengenai materi yang diberikan. Namun, kegiatan ini tidak menggunakan pre-test dan post-test sehingga peningkatan pengetahuan peserta secara kuantitatif maupun perubahan jangka panjang belum dapat diukur. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan ruang edukasi dan pertisipasi bagi remaja untuk memahami risiko pernikahan dini dan pentingnya perencanaan masa depan, tetapi efektivitas jangka panjang kegiatan masih memerlukan evaluasi lebih lanjut.