Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rekonstruksi Konsep Peer Self-Confidence: Confirmatory Factor Analysis Pada Pengakuan Potensi Diri, Keterbukaan Diri, Penghargaan Timbal Balik Dan Resolusi Konflik Konstruktif Zein Aditia Norrindho; Edris Zamroni; Niswatun Sholikhah; Abdul Rochim
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.123

Abstract

Rendahnya kepercayaan diri dalam relasi teman sebaya, memunculkan gagasan model pengukuran tervalidasi yang mengintegrasikan komponen-komponen multidimensionalnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengonfirmasi struktur faktor kepercayaan diri bersosialisasi, yang terdiri atas pengakuan potensi diri, keterbukaan diri, penghargaan timbal balik, dan resolusi konflik konstruktif, pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif konfirmatori, melibatkan 262 siswa yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi 1.315 siswa di SMP Negeri 1 Kudus. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji menggunakan SPSS, sedangkan model empat faktor diuji melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA) menggunakan jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh delapan item memiliki muatan faktor standar yang signifikan (0,421–0,860, p < .001), dan model menunjukkan indeks kesesuaian yang sangat baik (χ²(14) = 16,4, p = .288; CFI = .996; TLI = .992; RMSEA = .026; SRMR = .022). Temuan ini mengonfirmasi bahwa kepercayaan diri bersosialisasi bersifat multidimensi secara empiris dan dapat diukur secara andal melalui model yang diajukan. Penelitian ini berkontribusi menyediakan alat asesmen tervalidasi bagi praktisi bimbingan dan konseling untuk merancang intervensi psikoedukasi yang menyasar penguatan kepercayaan diri sosial siswa, sekaligus memperkaya literatur pengukuran psikologis mengenai relasi teman sebaya remaja.