Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

BTL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATERI CAHAYA abdul rochim
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2014.4.2.100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika materi cahaya melalui model pembelajaran Better Teaching and Learning (BTL) bagi peserta didik kelas VIII G SMP 1 Kudus Tahun Pelaja- ran 2011/2012Penelitian ini dilakukan dengan mengambil subyek peserta didik ke- las VIII G SMP 1 Kudus sejumlah 26 anak terdiri dari 14 anak laki-laki dan 12 anak perempuan, dimana peneliti sebagai guru IPA (fisika) pada kelas tersebut. Penelitian ini dilakukan selama 5 bulan dari bulan Maret 2012 sampai bulan Juni 2012.Metode yang digunakan dalam penelitian ini  adalah penelitian tin- dakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Pada siklus 1 tindakan yang dilaku- kan dengan model pembelajaran BTL dengan menitikberatkan lembar ker- ja terbimbing sedangkan pada siklus 2 tindakan yang dilakukan dengan model pembelajaran BTL dengan menitikberatkan lembar kerja terbuka dan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar.Hasil penelitan menunjukkan bahwa secara teoritik dan empirik me- lalui model pembelajaran BTL dapat meningkatkan aktivitas dan hasil be- lajar fisika materi cahaya bagi peserta didik kelas VIII G SMP 1 Kudus pada semester 2 tahun 2011/2012. Peningkatan aktivitas belajar fisika sebesar 49% dari kondisi awal 64 menjadi 94. Sedangkan Peningkatan hasil belajar fisika sebesar 22 % dari kondisi awal 72 menjadi 88.
Rekonstruksi Konsep Peer Self-Confidence: Confirmatory Factor Analysis Pada Pengakuan Potensi Diri, Keterbukaan Diri, Penghargaan Timbal Balik Dan Resolusi Konflik Konstruktif Zein Aditia Norrindho; Edris Zamroni; Niswatun Sholikhah; Abdul Rochim
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.123

Abstract

Rendahnya kepercayaan diri dalam relasi teman sebaya, memunculkan gagasan model pengukuran tervalidasi yang mengintegrasikan komponen-komponen multidimensionalnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengonfirmasi struktur faktor kepercayaan diri bersosialisasi, yang terdiri atas pengakuan potensi diri, keterbukaan diri, penghargaan timbal balik, dan resolusi konflik konstruktif, pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif konfirmatori, melibatkan 262 siswa yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi 1.315 siswa di SMP Negeri 1 Kudus. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji menggunakan SPSS, sedangkan model empat faktor diuji melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA) menggunakan jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh delapan item memiliki muatan faktor standar yang signifikan (0,421–0,860, p < .001), dan model menunjukkan indeks kesesuaian yang sangat baik (χ²(14) = 16,4, p = .288; CFI = .996; TLI = .992; RMSEA = .026; SRMR = .022). Temuan ini mengonfirmasi bahwa kepercayaan diri bersosialisasi bersifat multidimensi secara empiris dan dapat diukur secara andal melalui model yang diajukan. Penelitian ini berkontribusi menyediakan alat asesmen tervalidasi bagi praktisi bimbingan dan konseling untuk merancang intervensi psikoedukasi yang menyasar penguatan kepercayaan diri sosial siswa, sekaligus memperkaya literatur pengukuran psikologis mengenai relasi teman sebaya remaja.
Mengurai Kematangan Emosi Siswa: Studi Confirmatory Factor Analysis pada Emotional Stability, Emotional Progression, Social Adjusment, Personality Integration dan Independence Ricko Septi Maulana; Edris Zamroni; Niswatun Sholikhah; Abdul Rochim
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.697

Abstract

Kematangan emosi merupakan aspek krusial dalam perkembangan psikologis siswa sekolah menengah pertama, namun instrumen yang mengukur konstruk ini belum banyak diuji validitas strukturalnya dalam konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengonfirmasi struktur lima faktor kematangan emosi siswa: Emotional Stability, Emotional Progression, Social Adjustment, Personality Integration, dan Independence. Penelitian menggunakan desain survei kuantitatif, melibatkan 262 siswa yang dipilih secara acak dari populasi 1.318 siswa SMP Negeri 1 Kudus. Validitas dan reliabilitas instrumen terlebih dahulu diuji menggunakan SPSS, kemudian model yang dihipotesiskan diuji melalui confirmatory factor analysis (CFA) menggunakan Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model lima faktor tersebut memiliki kesesuaian yang baik dengan data empiris, dengan CFI = 0,993, TLI = 0,979, SRMR = 0,0189, dan RMSEA = 0,0452 yang seluruhnya memenuhi kriteria kesesuaian model, disertai nilai chi-square yang tidak signifikan (10,7; df = 7; p = 0,150) yang menegaskan kesesuaian antara model dan data. Seluruh indikator menghasilkan muatan faktor yang signifikan dan berada pada rentang yang dapat diterima. Temuan ini memberikan dukungan empiris awal terhadap validitas konstruk model kematangan emosi pada siswa SMP di Indonesia, sekaligus menjadi dasar berbasis bukti bagi konselor dalam merancang instrumen asesmen dan program bimbingan yang lebih tepat sasaran.