Naura Putri Salsabila
Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Esa Unggul

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konstruksi Karakter People Pleaser Tokoh Tari dalam Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis: Analisis Naratif Tzvetan Todorov Naura Putri Salsabila; Helmi Geisfarad
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1201

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi karakter people pleaser atau Sindrom “Yes Man” pada tokoh Tari dalam film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis melalui struktur naratif. Fokus penelitian diarahkan pada cara trauma keluarga disfungsional dan tekanan di lingkungan profesional dimaknai melalui perkembangan alur tokoh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, paradigma konstruktivisme, dan analisis naratif Tzvetan Todorov yang diperluas menjadi lima tahap: equilibrium, disruption, recognition, attempt to repair, dan new equilibrium. Data primer berupa adegan, dialog, ekspresi, gestur, serta penanda waktu film yang dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada equilibrium, Tari hidup dalam keseimbangan semu yang ditandai penekanan emosi dan penghindaran konflik. Tahap disruption memperlihatkan eskalasi kekerasan domestik yang berkelindan dengan kepatuhan pasif di ruang kerja. Pada recognition, Tari mulai melepaskan emosi, memprotes kontrol, dan membangun batasan diri. Tahap attempt to repair ditandai keputusan keluar dari rumah dengan dukungan jaringan sosial. Pada new equilibrium, Tari mampu menolak beban kerja yang bukan tanggung jawabnya, menetapkan batasan interpersonal, dan membangun kehidupan domestik yang lebih aman. Temuan menegaskan bahwa struktur lima tahap tersebut mampu memetakan transformasi people pleasing dari mekanisme bertahan hidup menuju pemulihan dan kemandirian emosional.