Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Wacana Dalam Negosiasi Acara Pabagaskon Boru: Kajian Analisis Wacana Kritis “Bordieu” Hasibuan, Ibnu Ajan; Mario; Naufal Aulia Fiermiza
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 4 (2025): Kode: Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wacana dalam negosiasi yang terjadi dalam adat masyarakat Mandailing. Data yang dikumpulkan adalah praktik tutur yang ditemukan di lapangan (marhata-hata). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan merujuk pada teori Bordieu tentang konsep trinitas sebagai studi wacana yang memberikan kritik terhadap praktik sosial dan budaya dalam masyarakat. Dalam tulisan ini, konteks yang membentuk habitus penutur ditemukan didalam tuturan. Beberapa perubahan bentuk makna sebagai eksternalisasi yang menjadikannya aspek sosial seperti aspek eufemenisasi dan aspek indrawi. Selain itu, ada konsep makna seperti denotatif menjadi konotatif yang hadir melalui proses internalisasi habitus terhadap arena sebagai bentuk adat istiadat Mandailing yang dekat dengan kehidupan sehari- hari mereka. Kata kunci: Analisis Wacana, Hata- hata, Bordieu
Pelatihan English for Tourism bagi Pelaku UMKM di Kawasan Wisata Kota Medan untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dengan Wisatawan Mancanegara Khairani, Ade Irma; Dongoran, Nurima Rizki; Adelita, Devika; Hasibuan, Ibnu Ajan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli Vol. 4 No. 1 (2025): Agustus, Jurnal Pengabdian Masyarakat Nauli
Publisher : Marcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/nauli.v4i1.402

Abstract

Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi kompetensi penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada wisatawan mancanegara. Namun, pelaku UMKM di kawasan wisata Kesawan City Walk, Kota Medan, masih menghadapi keterbatasan dalam menggunakan bahasa Inggris praktis saat melayani pelanggan asing. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris pelaku UMKM melalui pelatihan English for Tourism. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning yang meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 25 pelaku UMKM dengan metode pembelajaran berupa ceramah interaktif, diskusi, simulasi (role play), praktik percakapan, serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan sebagai media latihan mandiri. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan peserta. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 58,4 menjadi 84,7 atau naik sebesar 26,3 poin. Tingkat kepuasan peserta mencapai 94%, disertai peningkatan kepercayaan diri dalam menyapa wisatawan, menjelaskan produk, memberikan informasi harga, dan menjawab pertanyaan dalam bahasa Inggris sederhana. Pelatihan English for Tourism terbukti efektif meningkatkan kompetensi komunikasi pelaku UMKM serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan wisata dan daya saing UMKM di Kota Medan.