Sari, Emyrita Randi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS AKIBAT BEROPERASINYA TRANSMART DI JALAN ARTERI SUPADIO KABUPATEN KUBU RAYA Sari, Emyrita Randi; Akhmadali, -; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.769 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.26571

Abstract

Kabupaten Kubu Raya merupakan Kabupaten yang wilayahnya berdampingan dengan kota Pontianak.pesatnya perkembangan kota Pontianak berdampak juga pada Kabupaten kubu Raya. Pada saat ini telah di bangun  Transmart sebagai pusat perbelanjaan dan hiburan di wilayah Kubu Raya. Dengan berdirinya Transmart maka akan menyebabkan tarikan lalu lintas menuju Transmart baik dari luar maupun dalam daerah Kubu Raya yang akan menambah volume lalu lintas disekitar Transmart. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui adanya gangguan lalu lintas baik untuk saat ini maupun untuk beberapa tahun ke depan adalah dengan menganalisa dampak lalu lintas disekitar Transmart.Penelitian dilakukan  dengan ketentuan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997). Pengambilan data arus lalu lintas dilakukan selama 16 jam, pukul 06:00-22:00 dalam tiga hari yaitu sabtu, minggu, senin.Berdasarkan analisis dari data survey diperoleh bangkitan dan tarikan lalu lintas akibat beroperasinya Transmart sebesar 344 smp/jam. Derajat kejenuhan kondisi eksisting pada tahun 2017 di Jalan Arteri Supadio sebesar 0,65 sedangkan pada Jalan Major Alianyang sebesar 0,25. Setelah Transmart beroperasi pada tahun 2018 derajat kejenuhan Jalan Arteri Supadio menjadi 0,81 dan Jalan Major Alianyang 0,39. Berdasarkan peraturan MKJI 1997 bahwa DS<0,75 maka Jalan Arteri Supadio memerlukan penanganan lalu lintas dengan cara melebarkan jalan disisi kiri dan kanan sebagai tambahan untuk lajur antrian kendaraan masuk ke Transmart sebesar 1,8 disisi kiri dan 0,8 disisi kanan. Dengan dilakukannya pelebaran jalan tersebut diperoleh hasil derajat kejenuhan sebesar 0,60 dan dengan penanganan ini derajat kejenuhan Jalan Arteri Supadio masih lebih kecil dari 0,75 untuk lima tahun yang akan datang. Kata-kata kunci: Andalalin, MKJI 1997, Derajat Kejenuhan, Bangkitan dan tarikan