Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Profil Leukosit Esterase dan Nitrit Urin pada Anak Usia 2–24 Bulan dengan Diagnosis Infeksi Saluran Kemih di RSUD Tarakan Jakarta Harny Edward; Linny Luciana; Rudy Ciulianto; Michelle Vina Polsiary; Irene Maria Elena; Martina Rentauli Sihombing; Dominica Pita Sari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14583

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi bakteri penting pada bayi dan anak usia dini. Gejala pada kelompok usia ini sering tidak spesifik sehingga urinalisis dipstick, khususnya leukosit esterase dan nitrit, sering digunakan dalam evaluasi awal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil hasil leukosit esterase dan nitrit urin pada anak usia 2–24 bulan yang telah didiagnosis ISK di RSUD Tarakan Jakarta periode 2019–2022. Penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang ini menggunakan data sekunder rekam medis. Subjek adalah pasien rawat inap dan rawat jalan usia 2–24 bulan dengan diagnosis ISK oleh dokter umum atau dokter spesialis anak, menjalani pemeriksaan dipstick, dan memiliki rekam medis lengkap. Data dianalisis secara deskriptif. Dari 95 subjek, 61 (64,2%) adalah laki-laki dan 34 (35,8%) perempuan. Leukosit esterase positif ditemukan pada 72 subjek (75,8%), terdiri atas 1+ pada 42 (44,2%), 2+ pada 23 (24,2%), dan 3+ pada 7 (7,4%). Nitrit positif ditemukan pada 64 subjek (67,4%). Sebagian besar anak usia 2–24 bulan dengan diagnosis ISK menunjukkan leukosit esterase dan nitrit positif, dengan leukosit esterase 1+ sebagai kategori tersering. Karena seluruh subjek telah didiagnosis ISK dan data kultur tidak tersedia, temuan ini menggambarkan profil dipstick dan tidak dapat digunakan untuk menilai akurasi diagnostik atau hubungan dengan kejadian ISK.