Hamzani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisa Perbandingan Respons Struktur Jembatan Bailey Konfigurasi Double Truss – Single Story (DS) dan Triple Truss – Single Story (TS) Adi Saputra; Maizuar; David Sarana; Hamzani; Zulfhazli
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2026): September
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i2.28761

Abstract

Peningkatan volume dan beban kendaraan pada Jembatan Bailey eksisting yang membuat pentingnya melakukan evaluasi terhadap konfigurasi struktur untuk memastikan kinerja dan kapasitas layan tetap memenuhi persyaratan. Pengaruh perubahan konfigurasi dari Double Truss Single Story (DS) dan Triple Truss Single Story (TS) dianalisis menggunakan metode elemen hingga dengan software SAP2000 berdasarkan pembebanan SNI 1725:2016. Parameter evaluasi meliputi gaya dalam, tegangan, lendutan, serta kapasitas beban maksimum berdasarkan batas tegangan leleh baja (Fy = 345 MPa) dan lendutan izin (L/800). Hasil analisis menunjukkan bahwa konfigurasi TS memberikan respons struktur yang lebih baik dibandingkan konfigurasi DS melalui reduksi gaya dalam, tegangan, dan lendutan pada seluruh kondisi pembebanan. Tegangan maksimum berkurang 21%, sedangkan lendutan maksimum mengalami reduksi sekitar 25% pada pembebanan lajur “TD” dan 24% pada pembebanan truk “TT”. Evaluasi kapasitas beban menunjukkan bahwa konfigurasi DS masih memenuhi persyaratan hingga pembebanan 60 ton, sedangkan konfigurasi TS mampu mempertahankan kinerja struktur hingga pembebanan 80 ton, atau meningkat sekitar 33,3% dibandingkan konfigurasi DS. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penambahan satu rangka utama pada konfigurasi TS meningkatkan efisiensi distribusi gaya dan kapasitas layan struktur, sehingga berpotensi menjadi alternatif konfigurasi untuk meningkatkan kemampuan Jembatan Bailey dalam melayani beban kendaraan yang lebih besar.