Hanifah Dian Alfiyah
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Mengakomodasi Anak Berkebutuhan Khusus Aisyah Sandwi Putri; Hanifah Dian Alfiyah; Anwar Saifullah; Minsih
Golden Age and Inclusive Education Vol. 3 No. 2 (2026): Golden Age and Inclusive Education
Publisher : Cendekia Citra Gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/galon.v3i2.1359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Hal ini mencakup bagaimana kurikulum diadaptasi, dimodifikasi, dan diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kesesuaian Kurikulum Merdeka bagi anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini akan menganalisis apakah kurikulum tersebut dapat mengakomodasi beragam kebutuhan belajar anak berkebutuhan khusus dan apakah implementasinya dapat membantu mereka mencapai potensi belajarnya secara optimal. Penelitian dilakukan di YPAC Surakarta dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah memberikan dampak positif dalam mengakomodasi anak penyandang disabilitas fisik pada jenjang sekolah dasar. Namun, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan dukungan dan penyediaan sumber daya guna memastikan bahwa setiap anak dapat mengakses pendidikan yang inklusif dan bermakna sesuai dengan kebutuhannya. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan individual siswa penyandang disabilitas fisik, dengan berfokus pada pengembangan keterampilan sosial, kemandirian, dan rasa percaya diri. Keterlibatan orang tua juga menjadi kunci keberhasilan dalam mendukung pembelajaran anak penyandang disabilitas fisik, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.