Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh User Generated Content (UGC), Brand Awareness, dan Electronic Word of Mouth (e-WOM) terhadap minat beli produk skincare Cetaphil pada Generasi Z di aplikasi TikTok Shop. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi mencakup Generasi Z yang berdomisili di Kota Manado, menggunakan TikTok Shop, mengenal produk Cetaphil, serta pernah terpapar UGC dan e-WOM terkait produk tersebut. Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UGC, Brand Awareness, dan e-WOM secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, dengan nilai F hitung sebesar 70,438 dan signifikansi kurang dari 0,001. Nilai R Square sebesar 0,688 menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 68,8% variasi minat beli. Secara parsial, UGC berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,126, nilai t hitung 3,742, dan signifikansi 0,004. Brand Awareness berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,098, nilai t hitung 2,823, dan signifikansi 0,006. E-WOM berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,242, nilai t hitung 7,180, dan signifikansi kurang dari 0,001. E-WOM menjadi variabel paling dominan dengan nilai beta 0,607. Temuan ini menegaskan bahwa ulasan, komentar, pengalaman, dan rekomendasi digital konsumen berperan penting dalam meningkatkan minat beli Generasi Z terhadap produk Cetaphil melalui TikTok Shop.