Elma Maharani Giyanta
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dekonstruksi Disinformasi Digital dalam Pembelajaran Sosiologi: Systematic Literature Review (SLR) berbasis Perspektif Simulakra Baudrillard Elma Maharani Giyanta; Poerwanti Hadi Pratiwi
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 3 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (September 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i3.575

Abstract

Adanya disinformasi di era digital bukan sekadar sebagai informasi palsu, melainkan sebagai sistem hiperrealitas yang mendistorsi kesadaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis literatur mengenai strategi pedagogi sosiologi dalam mendekonstruksi disinformasi digital melalui kacamata filosofis Jean Baudrillard. Penelitian ini menggunakan desain Systematic Literature Review (SLR) yang dipandu oleh kerangka kerja SALSA (Search, Appraisal, Synthesis, Analysis). Sebanyak 30 literatur ilmiah nasional dan internasional yang terbit pada rentang 2021–2026 diekstraksi dan dianalisis secara tematis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa realitas digital yang dikonsumsi siswa telah mencapai tahap simulakrum murni, yang memicu "kekalahan subjek" akibat dominasi kebenaran emosional dan pengejaran nilai tanda (sign value). Merespons hal tersebut, berbagai literatur menawarkan tipologi strategi mulai dari modul terstruktur hingga pedagogi emansipatoris. Sebagai bentuk kebaruan, penelitian ini mensintesis temuan tersebut ke dalam rumusan model "Pedagogi Sosiologi Kritis-Simulatif" yang mencakup tiga fase taktis: dekonstruksi semiotik, audit simulakra formal, dan rekonstruksi subjek melalui praktik literasi sosial. Model ini direkomendasikan sebagai solusi teoretis dan praktis bagi pendidik untuk memulihkan kedaulatan berpikir dan nalar kritis siswa dari alienasi ruang siber.