Novita Hidayah
Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Media Pohon Baca sebagai Media Pendukung Keterampilan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun di TK Nusa Indah I Dempet Demak Novita Hidayah; Anita Afrianingsih
Journal of Social and Scientific Education Vol. 3 No. 2 (2026): Journal of Social and Scientific Education
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/josse.v3i2.807

Abstract

Penggunaan media pohon baca sebagai media pendukung keterampilan membaca anak usia 5-6 tahun di TK Nusa Indah 1 Dempet Demak. Media pohon baca merupakan media visual berbentuk pohon yang dilengkapi kartu huruf, kata, suku kata, atau kalimat yang dapat dipasang dan dicopot sesuai kebutuhan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis media pohon baca sebagai media pendukung keterampilan membaca anak 5-6 tahun di TK Nusa Indah I Dempet Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subyek 15 anak yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mengalami perkembangan bertahap dalam keterampilan membaca, mulai dari pengenalan huruf awal, penyusunan kata sederhana, hingga penguatan pemahaman makna kata. Selain meningkatkan kemampuan membaca, media ini juga menumbuhkan motivasi belajar, keaktifan, keberanian mencoba membaca mandiri, dan interaksi sosial positif antaranak. Guru menilai media pohon baca lebih mudah dan efisien dibandingkan metode konvensional, meskipun ditemukan tantangan berupa kesulitan mengatur giliran bermain akibat tingginya antusiasme anak. Dengan demikian bahwa media pohon baca efektif digunakan sebagai media pendukung keterampilan membaca anak usia dini, dengan rekomendasi pengembangan lebih lanjut melalui penambahan jumlah media dan pengelolaan giliran bermain yang lebih terstruktur.