Sudirman Adibrata
Manajemen Sumberdaya Perairan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Probiotik Berbeda (Viterna dan Probio_Fm UBB) Pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus): Pengaruh Pemberian Probiotik Berbeda (Viterna dan Probio_Fm UBB) Pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Ade Rubiul Mawarni; Sudirman Adibrata; Siti Aisyah
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 20 No 1 (2026): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Freshwater fish farming in Indonesia is a very potential business, thus providing a real role in meeting the needs of domestic consumption fish. One of the fish that is often cultivated is dumbo catfish (C. gariepinus). This study aims to analyze the effect of giving different probiotics (Viterna and Probio_Fm UBB) in feed on the growth and survival of dumbo catfish (C. gariepinus) and analyze the best dose of different probiotics (Viterna and Probio_Fm UBB) to accelerate the growth and survival of dumbo catfish (C. gariepinus). The time and place of this research was conducted in January-March 2023 in Tanjung Batu Hamlet, Lumut Village, Belinyu District. The method used in this research is experimental method. This method uses a completely randomized design (CRD) model with 5 treatments and 3 replicates. The results of analysis of variance (ANOVA) showed that the provision of different probiotics (Viterna and Probio_Fm UBB) in feed had a significant effect on growth, fish survival and feed conversion ratio. The best growth and survival of fish was in treatment P5 with the addition of probiotic Probio_Fm UBB as much as 20 ml/g feed.
Analisis Kelimpahan Bivalvia Terhadap Kerapatan Mangrove Sebagai Dasar Pengelolaan Berkelanjutan di Pantai Tuing Rohul Barodi; Sudirman Adibrata; Arthur M Farhaby
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 19 No 2 (2025): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the abundance of bivalves, analyze the relationship between mangrove density and bivalves and analyze the relationship of bivalve abundance with environmental parameters as the basis for sustainable management in Tuing Beach. This research was carried out in February 2024. The method used to determine the station point was purposive sampling at three research stations, mangrove density data was collected by the 10×10 m square transect method while bivalve data was collected by the quadratic transect method using a plot of 1×1 m. Based on the results of the study, as many as 3 species from 2 families, in the Veneridae Family, Gafrarium pectinatum and Meretrix retrix species were found, in the family cyrenoididae the species Polymesoda erosa was found. The highest abundance of bivalves was found at station 2 with the dominance of Gafrarium pectinatum at 3.00 ind/m², at station 2 for Gafrarium pectinatum, while the lowest was at 0.00 ind/m2 at 3 stations (at station 1 for Meretrix retrix and Gafrarium pectinatum species), (station 2 Polymesoda erosa), (station 3 Retrix retrix, Gafrarium pectinatum and Polymesoda erosion). Analysis using the PCA (Main Component Analysis) method showed that the density of mangroves with bivalve abundance in mangrove ecosystems was weakly related due to the small value of bivalve abundance. The relationship between bivalve abundance and environmental parameters obtained the result of abundance correlated with temperature as the parameter that most affects the existence of bivalves.
Strategi Pengembangan Wisata Di Pantai Cemara Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Rini Desriyati; Sudirman Adibrata; Arthur M Farhaby
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 20 No 2 (2026): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cemara Beach is an example of the use of protected forest land from a former mining area that is managed as a naturaltourist attraction. This beach has an attraction as a new tourist destination because it is known for its neatly arranged andshady pine trees and provides a cool atmosphere with a beautiful sea panorama. This study aims to analyze the rightstrategy in developing tourism at Cemara Beach. This study was conducted in April 2025 at Cemara Beach, Rebo VillageSungailiat District Bangka Regency. The research method used was direct interviews with visitors an interview guideline.The results of the study indicate that the priority strategies that can be carried out are in the self-improvement strategy,including 1) Cooperating between managers and stakeholders (government, community and investors) in the form ofpromotion, training, socialization to develop Cemara Beach tourism so that it can increase the number of visitors andprovide a satisfying experience in traveling. 2) Maximizing collaboration with business actors (UMKM, entrepreneursand investors) so that business opportunities are opened so that they can meet visitor demand and also increase the incomeof Cemara Beach managers. 3) Carrying out promotional strategies by increasing tourism events, actively loadingadvertisements, interesting content on social media and print media.
Analisis Tingkat Konsumsi Ikan Pada Masyarakat Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka Nurul Fadillah Nurul; Sudirman Adibrata; Siti Aisyah
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 18 No 2 (2024): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi ikan merupakan tingkat konsumsi masyarakat terhadap komoditas ikan. Masyarakat Kecamatan Riau Silip dominan mengkonsumsi ikan air laut dikarenakan sumberdaya ikan air laut sangat melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan tingkat konsumsi ikan di Kecamatan Riau Silip, dan menduga faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi ikan pada masyarakat Kecamatan Riau Silip dan mengetahui jenis ikan yang sering dikonsumsi masyarakat Kecamatan Riau Silip. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dilaksanakan pada bulan Februari dan bulan Maret 2023 dengan jumlah responden 369 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dan analisis linier berganda. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa tingkat konsumsi ikan pada masyarakat Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka yakni Desa Cit sebesar 25 Kg/Kap/Tahun, Desa Pugul sebesar 25 Kg/Kap/Tahun, Desa Banyuasin sebesar 34 Kg/Kap/Tahun, Desa Silip sebesar 28 Kg/Kap/Tahun, Desa Berbura sebesar 26 Kg/Kap/Tahun, Desa Mapur sebesar 22 Kg/Kap/Tahun, Desa Riau sebesar 19 Kg/Kap/Tahun, Desa Pangkalniur sebesar 20 Kg/Kap/Tahun, dan Desa Deniang sebesar 21 Kg/Kap/Tahun yang didukung pada faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat konsumsi ikan pada masyarakat Kecamatan Riau Silip adalah pendapatan, jumlah anggota keluarga, dan selera yang berpengaruh nyata, sedangkan pendidikan tidak berpengaruh nyata. Jenis ikan yang sering dikonsumsi adalah ikan air laut.  
Evaluasi Pemanfaatan Kitosan Dalam Pengolahan Air Sungai Rangkui Di Kota Pangkalpinang Pitriyani; Fika Dewi Pratiwi; Sudirman Adibrata
Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan Vol 20 No 1 (2026): AKUATIK : Jurnal Sumberdaya Perairan
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Agriculture, Fisheries, and Biology, University of Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan bahan yang sangat vital dan tidakdapat dipisahkan dari seluruh aktivitas kehidupanmakhluk hidup di bumi ini. Salah satu sumber air yang terbentuk secara alami dan berfungsi sebagai tempatpenampung air serta mengalirkan air dari hulu menujuke hilir adalah sungai. Peran sungai sangat pentingdalam menunjang aktivitas manusia, karena sumberdaya air sungai dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di wilayah perkotaan sungai kerap kali beralih fungsi menjaditempat akumulasi pembuangan limbah dari semuaaktivitas manusia sehingga menyebabkan bahanpencemar masuk ke aliran sungai seperti pada Sungai Rangkui di Kota Pangkalpinang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitasair Sungai Rangkui berdasarkan pH, Disolved Oxygen(DO), dan suhu, kualitas kitosan yang digunakanuntuk pengolahan air Sungai Rangkui dan pengaruhpemberian kitosan terhadap pH air Sungai. Metode penelitian yang digunakan adalah uji laboratoriumdengan analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas air Sungai RangkuiKota Pangkalpinang memiliki kualitas kurang baikjika dilihat dari pH air yang berada pada nilai 5,94, sedangkan untuk suhu dan dissolved oxygen sudahmemenuhi nilai baku mutu dari Peraturan PemerintahRepublik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021. Kitosanyang digunakan dalam pengolahan air Sungai RangkuiKota Pangkalpinang memiliki kualitas yang baik, sebagaimana berdasarkan derajat deasetilasi (DD) dengan nilai sebesar 84,57 % dan kadar air sebesar6,47 % yang memenuhi nilai baku mutu yang telahditetapkan oleh SNI No. 7949 Tahun 2013. Sementaraitu, pemberian kitosan terhadap air sungai dapatmempengaruhi pH terutama pada konsentrasi kitosanyang tinggi, dimana kitosan mampu meningkatkan pH air secara signifikan.