Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Metode Simple Additive Weighting dalam Penentuan Prioritas Komoditas Perkebunan di Provinsi Kalimantan Timur Ni Komang Kariani; Syarifah Anargya Rizky; Jovan Christo Alvaro; Fahrul Agus
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi September 2026
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan pengembangan perkebunan daerah memerlukan pemeringkatan komoditas yang transparan karena perbedaan luas tanam, produksi, dan produktivitas dapat menghasilkan prioritas yang berbeda. Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas komoditas perkebunan rakyat di Kalimantan Timur sekaligus menguji kestabilan ranking terhadap perubahan bobot. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis analisis keputusan multikriteria terhadap data sekunder Portal Satu Data Kalimantan Timur tahun 2025. Dari populasi komoditas perkebunan kecil/rakyat, 14 komoditas dengan data lengkap dipilih sebagai unit analisis. Tiga kriteria benefit, yaitu luas tanam, jumlah produksi, dan produktivitas, dianalisis menggunakan Simple Additive Weighting (SAW) dengan bobot 0,30; 0,40; dan 0,30. Stabilitas ranking diuji melalui lima skenario bobot dan korelasi peringkat Spearman. Hasil menunjukkan Kelapa Sawit berada pada peringkat pertama (1,000000), diikuti Karet (0,169404) dan Kelapa Dalam (0,044822). Kelapa Sawit dan Karet tetap pada dua posisi teratas pada seluruh skenario, sedangkan korelasi ranking antarskenario berkisar 0,942857-1,000000. Temuan ini menunjukkan bahwa SAW memberikan pemeringkatan yang transparan dan relatif stabil untuk identifikasi prioritas utama, tetapi beberapa komoditas menengah tetap sensitif terhadap perubahan bobot. Penggunaannya tetap perlu dilengkapi indikator ekonomi, sosial, dan lingkungan sebelum dijadikan dasar kebijakan.