Penelitian ini dirancang guna menganalisis kontribusi Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) diintegrasikan dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) guna melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI SMA, khususnya pada topik Sistem Gerak Manusia. Penilaian terhadap E-LKPD mencakup tiga dimensi utama ialah validitas, kemudahan (kepraktisan), serta efektivitas. Aspek validitas dievaluasi melalui kualitas penyajian materi, kelengkapan isi, serta ketepatan penggunaan bahasa. Dimensi kepraktisan ditinjau dari tingkat keterlaksanaan proses pembelajaran serta tanggapan siswa. Dimensi efektivitas diukur berdasarkan peningkatan prestasi belajar melalui instrumen pretest dan post-test. Penelitian ini menerapkan model pengembangan 4-D yang mencakup empat fase yakni pendefinisian, perancangan, pengembangan, serta penyebaran. Partisipan penelitian terdiri atas 20 siswa dari kelas XI-1 SMA Negeri 2 Sidoarjo. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa E-LKPD melalui pendekatan PBL memberikan kontribusi terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. E-LKPD tersebut termasuk kategori sangat valid dengan perolehan skor 98,93%, sangat praktis ditinjau dari aspek keterlaksanaan pembelajaran mencapai 100% serta respon siswa mencapai 98,70%, efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dengan nilai N-Gain sebesar 0,80 termasuk kategori tinggi serta keseluruhan siswa mencapai standar ketuntasan. Dengan demikian, implementasi E-LKPD berbasis PBL terbukti secara empiris dan teoritis memberikan dampak positif serta signifikan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI SMA topik Sistem Gerak Manusia.