Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINAMIKA POPULASI UDANG CENDANA (Metapenaeus brevicornis) YANG TERTANGKAP PADA SIANG HARI DI PERAIRAN SAMBOJA KUALA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Muhammad Jazuli Laroibafih; Abdunnur; Muhammad Syahrir Ramang
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/fedpq104

Abstract

Samboja Kuala is one of the Kelurahan in Samboja District which is an area where most of the population works as fishermen.  There are two types of fishery activities in the Samboja Kuala area, namely capture fisheries (fishermen) and aquaculture fisheries.  Samboja kuala is a fishery production contributor area for Samboja District, with the dominant catch being shrimp.  Yellow shrimp (Metapenaeus brevicornis) is one of the catches of fishermen shrimp in Samboja Kuala Waters. This study aims to determine several parameters of population dynamics using the carapace length data frequency method. The research was conducted in Samboja Kuala waters, Kutai Kartanegara Regency, in November-December 2022.  Based on the results of the study, the sex ratio between males and females was 0,05:16,8.  The length range in male and female sex is 58,44 mm – 118,5 mm and 37,5 mm – 125,8 mm.  And the natural mortality (M) of males and females was 0.958 per year and 1.277  per year, the capture mortality (F) of males and females was -46.94 per year and 0,55 per yearthe capture mortality (F) of males and females was – 0.94 per year and 1.55 per year, the total mortality of males and females was 0.958 per year and 1.277 per year, and the exploitation rates of males and females were 0.33 and 0.50.  New additions of males occurred in November by 20,97%.   and new additions of females occurred in September by 18,67%.
PERTUMBUHAN, MORTALITAS, DAN LAJU EKSPLOITASI IKAN TEMBANG (Sardinella fimbriata) DI PERAIRAN PANGEMPANG MUARA BADAK, KALIMANTAN TIMUR Magdalena Sinurat; Iwan Suyatna; Muhammad Syahrir Ramang
Jurnal Tropical Aquatic Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Tropical Aquatic Sciences
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/tas.v4i1.1345

Abstract

Perairan Muara Badak memiliki potensi sumber daya perikanan laut yang dapat diandalkan sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan pangan dan pengembangan usaha perikanan. Ikan tembang (S. fimbriata) merupakan ikan yang sering tertangkap di perairan Pangempang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa parameter dalam dinamika populasi ikan tembang (S. fimbriata) yang meliputi distribusi frekuensi, hubungan panjang dan berat ikan, pertumbuhan, mortalitas dan laju eksploitasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan September 2022, sampel diambil dari pengumpul Toko Lima, Muara Badak dengan menggunakan metode purposive. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 500 ekor dengan rentang panjang total 8,2–14,6 cm. Hubungan panjang ikan tembang dengan berat ikan tembang memiliki persamaan W = 0,03. L2, 53 dengan korelasi (R²) = 0,92 dimana pola pertumbuhan bersifat alometrik negatif. Panjang pertumbuhan maksimum (L∞) adalah 17,64 mm, koefisien laju pertumbuhan (K) adalah 0,50 per tahun, dan umur teoritis awal adalah -0,3777 bulan. Tingkat mortalitas total (Z) adalah 7,15 per tahun, mortalitas alami (M) adalah 1,32 per tahun, mortalitas penangkapan (F) adalah 5,83 per tahun, dan tingkat eksploitasi (E) adalah 0,82 per tahun. Hasil ini menjelaskan bahwa ikan tembang memiliki kerentanan yang tinggi karena aktivitas penangkapan dan tekanan penangkapan yang tinggi juga diikuti oleh pola eksploitasi yang tinggi.