Pelayanan sosial memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, melindungi kelompok rentan, dan mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian melalui program magang di Dinas Sosial Kota Pekanbaru melibatkan 4 mahasiswa pada tiga unit kerja, yaitu Bidang Pelayanan Sosial (Dayasos), Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), dan Sekretariat, yang dilaksanakan selama 40 hari. Permasalahan yang ditemukan berkaitan dengan kebutuhan pengelolaan data dan administrasi pelayanan, pendataan sasaran bantuan, serta dukungan pelaksanaan pelayanan bagi masyarakat rentan. Intervensi dilakukan melalui keterlibatan mahasiswa dalam penginputan dan pemadanan data, pengecekan data sosial ekonomi, pelayanan administrasi, pendataan sasaran bantuan, dukungan penyaluran bantuan, serta kegiatan Bimbingan Teknis DTSEN bagi operator Puskesos. Kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif melalui observasi, partisipasi langsung, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas administratif dan pengelolaan data pada unit kerja yang terlibat. Output kegiatan berupa dukungan terhadap pengelolaan data, administrasi, dan pelayanan sosial, sedangkan outcome berupa dukungan terhadap kelancaran proses kerja serta meningkatnya pemahaman mahasiswa mengenai keterkaitan antara akurasi data, koordinasi kelembagaan, dan ketepatan pelayanan sosial. Dengan demikian, kegiatan pengabdian berkontribusi dalam mendukung proses pelayanan sosial yang lebih tertib, responsif, dan tepat sasaran serta memiliki keterkaitan dengan SDG 1, SDG 10, dan SDG 11.