Laili Azuai
STKIP Budidaya Binjai, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah SMK Negeri 1 Tanjung Pura Laili Azuai; Lendra Faqrurrowzi; Maulana Akbar Sanjani
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i2.3705

Abstract

Efektivitas lembaga pendidikan sangat dipengaruhi oleh kemampuan kepala sekolah dalam mengarahkan dan menggerakkan seluruh sumber daya sekolah. Gaya kepemimpinan transformasional dipandang mampu membangun budaya kerja yang inspiratif, mendorong inovasi guru, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dengan mutu pendidikan di SMK Negeri 1 Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 71 guru dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 73,24%, sedangkan mutu pendidikan berada pada kategori sangat tinggi dengan persentase 78,87%. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai dengan signifikansi 0,035, sehingga terdapat hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel dengan kekuatan hubungan yang lemah. Koefisien determinasi sebesar 6,25% menunjukkan bahwa hubungan linear kedua variabel memiliki proporsi terbatas. Dengan demikian, kepemimpinan transformasional perlu dipertahankan dan diperkuat melalui komunikasi terbuka, pengembangan inovasi pembelajaran, pembinaan guru, serta dukungan terhadap peningkatan mutu sekolah secara berkelanjutan.