Tika Afrilla
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pemahaman Multikultural Siswa melalui Apresiasi Cerpen dan Implikasinya terhadap Kesadaran Sosial Tika Afrilla; Yeti Mulyati; Yulianeta Yulianeta; Sumiyadi Sumiyadi; Ardi Afriansyah
Journal of Moral and Civic Education Vol 10 No 2 (2026): Journal of Moral and Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/88514121022026988

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang pemahaman multikultural siswa melalui apresiasi cerpen serta implikasinya terhadap kesadaran sosial. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 31 siswa SMAN 1 Peranap, Indragiri Hulu, Riau yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert yang disebarkan secara daring setelah siswa membaca cerpen yang memuat representasi keberagaman budaya. Instrumen penelitian mengukur tiga aspek pemahaman multikultural, yaitu pengetahuan, sikap, dan kesadaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan skor rata-rata, persentase, dan kategorisasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman multikultural siswa berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata sebesar 3,51 (70,2%). Aspek sikap memperoleh skor tertinggi, sedangkan aspek pengetahuan dan kesadaran masih berada pada kategori sedang. Temuan tersebut menunjukkan bahwa siswa lebih mampu menunjukkan toleransi dan empati terhadap keberagaman budaya dibandingkan memahami dan merefleksikan nilai budaya secara kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa apresiasi cerpen memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran multikultural, tetapi memerlukan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual, reflektif, dan responsif terhadap budaya untuk memperkuat kesadaran sosial kritis siswa. Keterbatasan penelitian terletak pada jumlah responden dan penggunaan pendekatan deskriptif kuantitatif yang belum mampu menggali pengalaman reflektif siswa secara mendalam.