Abstrak: Kegiatan PkM ini dilatrbelakangi oleh kompleksitas permasalahan kesehatan mental siswa, dan masih terbatasnya pemahaman guru Bimbingan dan Konseling (BK) terkait deteksi dini gejala suicidal siswa. Pelatian dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas guru BK dalam melakukan deteksi dini gejala suicidal siswa, meliputi pemahaman konsep perilaku suicidal, faktor resiko, early warning signs, asesmen awal, komuniksai empatik, serta penanganan dan rujukan. Sasaran kegiatan ini adalah guru BK SMA Gunungkidul yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMA Kabupaten Gunungkidul, berjumlah 32 orang peserta. Metode pelatihan yang dilakukan berupa pemaparan materi, diskusi interaktif, dan juga studi kasus. Kegiatan PkM ini menggunkaan sistem evaluasi berbasis angket yang menunjukkan adanya peningkatan skor mean dari 6,47 saat pretest, dan meningkat menjadi 7,78 saat post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah pelatihan (Z = -3,787; p < 0,001).Abstract: This community service activity was motivated by the complexity of students’ mental health problems and the limited understanding among Guidance and Counseling (GC) teachers regarding the early detection of suicidal symptoms among students. The training aimed to improve GC teachers’ understanding and capacity to conduct early detection of suicidal symptoms, including understanding the concept of suicidal behavior, risk factors, early warning signs, initial assessment, empathetic communication, as well as appropriate intervention and referral procedures. The participants were 32 GC teachers from senior high schools in Gunungkidul who were members of the Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) of Gunungkidul Senior High Schools. The training methods included material presentation, interactive discussions, and case studies. Evaluation was conducted using a questionnaire-based pre-test and post-test, which showed an increase in the mean score from 6.47 in the pre-test to 7.78 in the post-test. The Wilcoxon test results indicated a significant difference between the scores before and after the training (Z = -3.787; p < 0.001).