Fadhila Malasari Ardini
Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTING VIRTUAL REALITY AS AN INNOVATIVE APPROACH TO BULLYING PREVENTION IN SCHOOLS Mualwi Widiatmoko; Fadhila Malasari Ardini; Zaenal Mustofa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34751

Abstract

Abstrak: Bullying, baik konvensional maupun digital, masih menjadi ancaman serius bagi kesejahteraan psikologis siswa. Rendahnya empati siswa serta keterbatasan kompetensi guru BK dalam mengintegrasikan teknologi membuat layanan pencegahan bullying belum optimal. Program PKM VIBES (Virtual Reality as a Bullying Prevention Strategy) bertujuan meningkatkan kapasitas guru BK dalam merancang layanan berbasis virtual reality (VR). Kegiatan dilakukan melalui workshop berbentuk blended learning dengan mitra MGBK Kota Surakarta yang melibatkan 33 guru BK SMA/SMK. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, diskusi kelompok, simulasi VR, penugasan mandiri, serta mentoring. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, dan refleksi. Hasil kegitan ini terlihat pada peningkatan kemampuan rata-rata paserta sebesar 69,4% dari sebelum ke sesudah pelatihan, melampaui target minimal 30%. Selain itu, 72,7% guru mencapai indikator kunci berupa kemampuan menjelaskan sekaligus menggunakan VR dalam layanan BK. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis para peserta, tetapi juga memperkuat soft skill berupa empati, kreativitas, dan kemapuan berkolaborasi para guru BK.Abstract: Bullying, both conventional and digital, remains a serious threat to students’ psychological well-being. Low levels of student empathy and limited competence of school counselors in integrating technology have hindered the optimization of bullying prevention services. The PKM VIBES program (Virtual Reality as a Bullying Prevention Strategy) aims to enhance counselors’ capacity in designing virtual reality (VR)-based services. The program was implemented through a blended-learning workshop in collaboration with the MGBK of Surakarta, involving 33 high school counselors. The methods included socialization, group discussions, VR simulations, independent assignments, and mentoring. Evaluation was conducted using pretests, posttests, and reflections. Results showed an average improvement of 69.4% in participants’ competence from pre- to post-training, exceeding the minimum target of 30%. Furthermore, 72.7% of counselors achieved key indicators, namely the ability to explain and use VR in counseling services. This program not only improved participants’ technical skills but also strengthened their soft skills, including empathy, creativity, and collaboration.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN APLIKASI CANVA UNTUK PENGEMBANGAN MEDIA LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Agus Triyanto; Fadhila Malasari Ardini; Widya Juwita Sari; Ismarini Bekti Setiani; Eva Imania Eliasa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27640

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi di era digital menghadirkan berbagai aplikasi yang mendukung pembelajaran, salah satunya Canva. Platform ini memungkinkan guru untuk mengembangkan media pembelajaran dan layanan yang menarik, interaktif, serta efisien. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan hard skill dan soft skill guru bimbingan dan konseling SMK di Yogyakarta dengan pemanfaatan Canva sebagai media layanan bimbingan dan konseling. Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui keefektifan teknik tersebut adalah skala penilaian pemahaman pengembangan media melalaui canva yang dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan guru bimbingan dan konseling dalam menggunakan canva. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata skor pre-test sebesar 48 yang mengalami peningkatan menjadi 77 pada saat pre-test. Berdasarkan hal tersebut mazka kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan.Abstract: The development of technology in the digital era presents various applications that support learning, one of which is Canva. This platform allows teachers to develop learning media and services that are interesting, interactive, and efficient. This activity aims to develop the hard skills and soft skills of vocational guidance and counseling teachers in Yogyakarta by utilizing Canva as a medium for guidance and counseling services. The measuring instrument used to determine the effectiveness of the technique is an assessment scale for understanding media development through Canva which is done by giving a pre-test and post-test. The results of the implementation of the activity showed an increase in the understanding and ability of guidance and counseling teachers in using Canva. This can be seen from the average pre-test score of 48 which increased to 77 during the pre-test. Based on this, this community service activity has succeeded in achieving the stated objectives.