Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Pelaku UMKM Desa Mantang Baru melalui Edukasi Desain Kemasan Produk dan Pembuatan Banner Usaha Sonia Trifosa Siahaan; Yolanda Paskarin Silaban; Winda Indah Dewi; Marissa Yolanda Sari Hutabarat; Putri Desita Greysela Sinaga; Ginanta Aulia Pratiwi; Angel Debora Tampubolon; Gabriel Saputra Sihombing; Muhammad Rizky; Muhammad Taufiq Al Jabar; Okparizan Okparizan
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i4.5526

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal melalui edukasi prinsip dasar desain kemasan serta penyediaan media promosi visual berupa banner usaha. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan berbasis komunitas melalui empat tahapan sistematis, yaitu identifikasi kebutuhan lapangan, persiapan dan pendataan identitas usaha, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dampak. Kegiatan ini melibatkan tiga puluh peserta dari kalangan pelaku usaha kuliner dan kelontong, pemerintah desa, serta menghadirkan narasumber teknis dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang. Pelatihan difokuskan pada penguasaan hirarki visual kemasan, mencakup pemilihan warna, penggunaan tipografi, penempatan informasi, serta pemanfaatan gambar dan elemen visual yang sesuai dengan karakteristik produk. Sebagai bentuk intervensi fisik dirancang dan diserahkan pula enam unit banner promosi yang disesuaikan dengan karakter masing-masing usaha. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kolektif mitra UMKM mengenai peran penting kemasan dalam menarik minat beli serta terbentuknya identitas visual yang lebih profesional pada lokasi usaha mitra. Edukasi ini terbukti efektif mengakselerasi brand awareness produk lokal, meskipun pendampingan teknis secara berkala masih dibutuhkan untuk menjamin keberlanjutan penerapan standar branding secara mandiri. Maka dari itu, untuk pengabdian selanjutnya diperlukan pendampingan teknis secara berkala serta pelatihan pemasaran digital agar pelaku UMKM mampu menerapkan branding secara konsisten.
Relevansi dan Tantangan Implementasi Program Bantuan Sosial dalam Mendorong Pemulihan Ekonomi Lokal di Kota Tanjungpinang Sonia Trifosa Siahaan; Agatha Cristy Siregar; Bintang Aryanisah; W Pangestoeti
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 8 No 1 (2025): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v8i1.3454

Abstract

Poverty is one of the main problems faced by developing countries, including the city of Tanjungpinang, Indonesia. Various challenges still have to be faced in efforts to improve the welfare of the population, especially among low-income communities. This research aims to evaluate the effectiveness of the implementation of social assistance programs in reducing poverty levels in Indonesia. The high poverty rate in various regions has encouraged the government to launch various social assistance programs as a strategic step to ease the economic burden on poor and vulnerable communities. Through this program, it is hoped that the quality of life of the beneficiary community groups can gradually improve. However, in the process of implementing social assistance programs in the field, various obstacles are still encountered, one of which is the problem of inaccurate targeting, where assistance is not fully received by people who really need it, so that the effectiveness of this program is still questionable and requires improvement in various aspects of its implementation. To overcome the problems of poverty and inequality, the government launched the Family Hope Program (PKH), Non-Cash Food Assistance (BPNT), Direct Cash Assistance (BLT). This research aims to determine the influence on the implementation of these programs which can be viewed from various aspects, including social, economic, legal, governance and environmental aspects