Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal melalui edukasi prinsip dasar desain kemasan serta penyediaan media promosi visual berupa banner usaha. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan berbasis komunitas melalui empat tahapan sistematis, yaitu identifikasi kebutuhan lapangan, persiapan dan pendataan identitas usaha, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dampak. Kegiatan ini melibatkan tiga puluh peserta dari kalangan pelaku usaha kuliner dan kelontong, pemerintah desa, serta menghadirkan narasumber teknis dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang. Pelatihan difokuskan pada penguasaan hirarki visual kemasan, mencakup pemilihan warna, penggunaan tipografi, penempatan informasi, serta pemanfaatan gambar dan elemen visual yang sesuai dengan karakteristik produk. Sebagai bentuk intervensi fisik dirancang dan diserahkan pula enam unit banner promosi yang disesuaikan dengan karakter masing-masing usaha. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kolektif mitra UMKM mengenai peran penting kemasan dalam menarik minat beli serta terbentuknya identitas visual yang lebih profesional pada lokasi usaha mitra. Edukasi ini terbukti efektif mengakselerasi brand awareness produk lokal, meskipun pendampingan teknis secara berkala masih dibutuhkan untuk menjamin keberlanjutan penerapan standar branding secara mandiri. Maka dari itu, untuk pengabdian selanjutnya diperlukan pendampingan teknis secara berkala serta pelatihan pemasaran digital agar pelaku UMKM mampu menerapkan branding secara konsisten.