Susilo
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Digital Sebagai Penggerak Perubahan Organisasi pada UMKM Indonesia: Kajian Literatur Tentang Kesiapan Digital, Adaptasi, dan Organizational Agility Hilma Harmen; Atika Zahra; Bintang Pajar Ramadhan; Nabila Khairunnisa; Miftahussai’dah; Sebrina Intan Aulia; Suci Destiyani; Susilo
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 4 No. 2 (2024): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i2.9262

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara UMKM menjalankan proses bisnis, menciptakan nilai, dan merespons perubahan lingkungan sehingga tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai proses adopsi teknologi. Keberhasilan transformasi digital juga dipengaruhi oleh kesiapan digital, kemampuan organisasi melakukan adaptasi, dan organizational agility. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual keterkaitan digital readiness, transformasi digital, adaptasi organisasi, dan organizational agility dalam menjelaskan transformasi digital sebagai penggerak perubahan organisasi pada UMKM Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui proses identifikasi, pembacaan, pengelompokan, perbandingan, interpretasi, dan sintesis terhadap literatur yang relevan. Sumber literatur diperoleh melalui Google Scholar, SINTA, serta laman resmi jurnal atau penerbit dengan fokus pada kajian mengenai transformasi digital, UMKM, digital readiness, organizational adaptation, dynamic capabilities, dan organizational agility. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital readiness menjadi fondasi awal yang memungkinkan UMKM memahami, menerima, dan mengimplementasikan teknologi digital. Transformasi digital selanjutnya mendorong perubahan pada proses bisnis, strategi, sumber daya, kemampuan organisasi, dan pola penciptaan nilai sehingga membutuhkan adaptasi organisasi secara berkelanjutan. Adaptasi tersebut kemudian berkaitan dengan terbentuknya organizational agility yang memungkinkan UMKM merespons perubahan teknologi, pasar, dan kebutuhan pelanggan secara cepat dan fleksibel. Berdasarkan sintesis literatur, hubungan konseptual dapat dipahami melalui alur digital readiness → digital transformation → organizational adaptation → organizational agility. Dengan demikian, transformasi digital pada UMKM dapat dipahami sebagai proses perubahan organisasi yang bersifat dinamis dan berkelanjutan, bukan sekadar penerapan teknologi baru.