Hanifa Mutia Mastuti
Universitas Negeri Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM LITERASI TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Sri Sulistyorini; Hanifa Mutia Mastuti; Aldina Eka Andirani
Joyful Learning Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Joyful Learning Journal: Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jlj.v14i1.64459

Abstract

Rendahnya indeks minat baca di Indonesia yang hanya menyentuh angka 0,001 menurut data UNESCO menjadi tantangan krusial bagi dunia pendidikan dasar karena berkolerasi langsung dengan penurunan motivasi serta hasil belajar kognitif siswa. Masalah sistematis ini sering kali dipicu oleh faktor latar belakang keluarga, seperti kondisi broken home, yang berdampak signifikan pada rendahnya kemampuan literasi baca-tulis dan semangat belajar anak di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai implementasi program literasi dalam meningkatkan motivasi dan capaian akademik siswa di jenjang Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi pustaka (literature review) terhadap sepuluh artikel ilmiah relevan pada periode 2021-2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbagai program intervensi seperti Gerakan Literasi Sekolah (GLS), pembiasaan membaca harian selama 15 menit, hingga penggunaan media inovatif seperti board game, memberikan dampak positif yang nyata. Sebagai gambaran kuantitatif, program literasi harian mampu meningkatkan rata-rata nilai Bahasa Indonesia dari skor 55 menjadi 82,6 serta meningkatkan jumlah siswa yang mencapai KKM dari angka 18% hingga mencapai 90,6%. Selain itu, aktivitas interaktif seperti kuis merdeka dan kelas literasi terbukti efektif membangkitkan keterlibatan kognitif siswa secara mendalam. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan literasi sangat bergantung pada komitmen sekolah sebagai desainer pembelajaran, ketersediaan fasilitas perpustakaan yang memadai, serta dukungan penuh orang tua sebagai motivator di rumah. Sinergi antara komponen-komponen tersebut menjadi fondasi utama dalam memastikan pembelajaran yang adil, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan individual siswa guna menciptakan budaya literasi berkelanjutan secara menyeluruh bagi generasi mendatang.
EFEKTIVITAS PROGRAM LITERASI TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Amin Yusuf; Hanifa Mutia Mastuti
Elementary School Teacher Vol. 8 No. 2 (2025): Elementary School Teacher Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/est.v8i2.64398

Abstract

Rendahnya indeks minat baca di Indonesia yang hanya menyentuh angka 0,001 menurut data UNESCO menjadi tantangan krusial bagi dunia pendidikan dasar karena berkolerasi langsung dengan penurunan motivasi serta hasil belajar kognitif siswa. Masalah sistematis ini sering kali dipicu oleh faktor latar belakang keluarga, seperti kondisi broken home, yang berdampak signifikan pada rendahnya kemampuan literasi baca-tulis dan semangat belajar anak di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai implementasi program literasi dalam meningkatkan motivasi dan capaian akademik siswa di jenjang Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi pustaka (literature review) terhadap sepuluh artikel ilmiah relevan pada periode 2021-2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbagai program intervensi seperti Gerakan Literasi Sekolah (GLS), pembiasaan membaca harian selama 15 menit, hingga penggunaan media inovatif seperti board game, memberikan dampak positif yang nyata. Sebagai gambaran kuantitatif, program literasi harian mampu meningkatkan rata-rata nilai Bahasa Indonesia dari skor 55 menjadi 82,6 serta meningkatkan jumlah siswa yang mencapai KKM dari angka 18% hingga mencapai 90,6%. Selain itu, aktivitas interaktif seperti kuis merdeka dan kelas literasi terbukti efektif membangkitkan keterlibatan kognitif siswa secara mendalam. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan literasi sangat bergantung pada komitmen sekolah sebagai desainer pembelajaran, ketersediaan fasilitas perpustakaan yang memadai, serta dukungan penuh orang tua sebagai motivator di rumah. Sinergi antara komponen-komponen tersebut menjadi fondasi utama dalam memastikan pembelajaran yang adil, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan individual siswa guna menciptakan budaya literasi berkelanjutan secara menyeluruh bagi generasi mendatang.