Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nilai Sosial dalam Tiga Cerita Anak Tolaki Nova Yanti; La Ode Syukur; Irianto Ibrahim
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.3038

Abstract

Cerita anak berbasis budaya lokal tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai sosial, pendidikan karakter, dan pelestarian identitas budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi nilai sosial dalam tiga cerita anak Tolaki, yaitu Rarai Ilolu Ndoro’ue, Sambialano Anawai Ngguluri, dan Odonga Ano Epino, serta menjelaskan kontribusinya bagi kajian sastra anak dan pembelajaran berbasis budaya. Penelitian menggunakan desain kepustakaan dengan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan sosiologi sastra. Data berupa kata, frasa, kalimat, dialog, tindakan tokoh, dan peristiwa yang memuat nilai sosial dikumpulkan melalui teknik baca-catat, kemudian dianalisis melalui identifikasi, pengodean, klasifikasi, deskripsi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan 18 data nilai sosial yang terbagi atas kepedulian sebanyak enam data, empati lima data, kerja sama empat data, dan tolong-menolong tiga data. Nilai kepedulian menjadi kategori paling dominan karena ketiga cerita banyak menampilkan tindakan tokoh yang memperhatikan, mengingatkan, dan merespons keadaan tokoh lain. Temuan juga menunjukkan bahwa nilai sosial tidak disampaikan melalui nasihat langsung, melainkan melalui interaksi sederhana, konflik ringan, dan tindakan konkret yang dekat dengan pengalaman anak. Penelitian menyimpulkan bahwa ketiga cerita anak Tolaki merepresentasikan nilai sosial sebagai bagian dari relasi pertemanan, solidaritas, dan kepedulian timbal balik. Kebaruan penelitian terletak pada pemetaan sistematis empat kategori nilai sosial dalam cerita anak Tolaki kontemporer berbasis budaya lokal. Kontribusinya memperkuat kajian sastra anak daerah sekaligus menyediakan dasar pemanfaatan cerita Tolaki sebagai sumber literasi karakter, pembelajaran sastra, dan pelestarian budaya lokal di lingkungan pendidikan. Pendekatan ini menegaskan bahwa sastra anak lokal dapat dibaca sebagai dokumen sosial yang menghubungkan pengalaman anak dengan nilai budaya masyarakat.