Claim Missing Document
Check
Articles

MAKNA SIMBOLIS GERAKAN TARI MONDOTAMBE STUDI KASUS SANGGAR ANA SEPU KABUPATEN KONAWE Irianto Ibrahim, Astin
JURNAL HUMANIKA Jurnal Humanika Vol. 1, No. 1 Maret 2019
Publisher : JURNAL HUMANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.07 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan proses pelaksanaan tari mondotambe studi kasus sanggar ana sepu kabupaten konawe. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif, Teknik pengumpulan dan penelitian data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara, observasi, dokumentasi. Pendekatan semiotika untuk menganalisis tari mondotambe pada masyarakat tolaki kabupaten konawe. Teknik analisis data menggunakan triangulasi dan teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan sejarah tari mondotambe, fungsi tari mondotambe selain untuk menyambut para prajurit yang baru kembali dari medan perang, tari Mondotambe juga sebagai tari penyambutan terhadap tamu-tamu Kerajaan Konawe di Unaaha, pembukaan suatu bangunan, pembukaan suatu kegiatan yang diselenggarakan maupun acara-acara ritual seperti perkawinan. Persiapan yang dilakukan sebelum menari tari mondotambe adalah pemilihan materi dengan menentukan anggota kelompok tari yang akan tampil, lalu menentukan materi tari. Materi tari adalah pemilihan jenis tari daerah yang akan diperagakan yaitu tari Mondotambe, Setelah para penari atau kelompok sudah menentukan materi tari yang akan diperagakan, dilakukan latihan gerakan dasar, musik dan alat musik.Kata Kunci: makna simbolis gerakan, tari mondotambe.
PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM BENTUK PENINGKATAN KAPASISTAS MASYARAKAT DESA/KELURAHAN BERBASIS PRODUK INOVASI DALAM PENANGGULANGAN COVID-19 DI SULAWESI TENGGARA Yunus, Yunus; Sailan, Zalili; Balawa, La Ode; Ibrahim, Irianto
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 2, No 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.343 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v2i1.14875

Abstract

Tujan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengalaman/pengetahuan baru bagi masyarakat untuk memahami pentingnya Penangulangan Covid-19 di Sulawesi Tenggara; membantu masyarakat dalam pengembangan kecakapan dalam menghasilkan produk inovasi dalam upaya Penangulangan Covid-19 di Sulawesi Tenggara; memberikan pengalaman/pengetahuan baru bagi masyarakat Desa/Kelurahan tentang pentingnya suasana hidup sehat dan segar, sehingga dapat melaksanakan segala tugas-tugas rutin dengan baik tanpa mengalamami kelelahan yang berarti, khususnya dalam  upaya penangulangan Covid-19 di Sulawesi Tenggara; melatih kelompok-kelompok masyarakat sehingga mereka dapat mengembangkan diri mencapai hidup sehat dan segar sejahtera lahir batin melalui aktifitas olahraga dan penciptaan produk inovasi yang bermanfaat. Metode pelaksanaan KKN tematik ini secara tekhnis melalui pengorganisasian jarak jauh dengan menggunakan berbagai fasilitas media dan teknologi informasi. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama satu (1) bulan dengan luaran yang: a) Menghasilkan masker kesehatan yang bermanfaat untuk program pencegahan COVID-19 per kelompok desa; b) Membantu penyemprotan disinfektan di desa/kelurahan lokasi KKN; c) Menjadi sukarelawan di POSKO SATGAS COVID-19 selama pelaksanaan KKN Tematik dalam penyaluran bantuan pemerintah kepada masyarakat; d) Membantu distribusi masker bagi masyarakat yang terdampak COVID-19 di desa pelaksanaan KKN Tematik; e) membantu pemerintah dalam mensosialisasikan tangap pencegahan Covid-19; f) membantu masyarakat dalam proses pembutan Jamu dan Teh Kelor; g) Membantu masyarakat dalam penyediaan Pembuatan medi/alat cuci tangan, Pembuatan handsanitiser.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS NELAYAN MELALUI PEMBENTUKAN LEMBAGA EKONOMI KERAKYATAN DI DESA BAJO INDAH, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE Tunda, Amin; Jabar, Aryuni S.; Sarmadan, Sarmadan; Sofian, Nur I.; Tawulo, Megawati Asrul; Tuwu, Darmin; Lusianai, Wa Ode; Jayadisastra, Yoenita; Yusuf, Bakri; Ibrahim, Irianto; Supiah, Hj. Ratna
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 1, No 01 (2020): ANOA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.202 KB) | DOI: 10.52423/anoa.v1i01.10823

Abstract

Komunitas nelayan adalah kelompok masyarakat yang hidup di daerah pesisir. Streotipe yang melekat pada mereka adalah kelompok yang minim dalam peningaktan Sumber Daya Manusia (SDM). Pada konteks penghasilan, komunitas nelayan memiliki pendapatan yang dapat digolongkan dalam kelompok masyarakat sejahtera. Namun, kurangnya SDM membuat kelompok ini tidak mampu mengelola keuangan secara baik. Olehnya itu, dipandang perlu melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung konsep pemberdayaan komunitas nelayan melalui pemanfaatan Lembaga Ekonomi Kerakyatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman komunitas nelayan dalam pengeloaan keuangan dan pentingnya lembaga ekonomi kerakyatan dalam peningkatan kesejahteraan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Dalam upaya pemecahan masalah komunitas nelayan, maka digunakan metode Focus Goup Discussion (FGD) atau diskusi kelompok terarah untuk mengetahui permasalah serta penanganan atau penemuan solusi secara bersama. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yakni; Kesepakatan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengikuti kelas belajar informal; Meningkatnya pemahaman komunitas nelayan terhadap tata kelola kuangan rumah tangga; Komunitas nelayan secara bersama-sama menentukan potensi resource, pemanfaatanya, serta pengelolaannya; Komunitas nelayan dan pemerintah desa sepakat membentuk koperasi desa yang bersumber dari dana ADD.
POLA MOTIF CERITA ASAL-USUL RAJA PERTAMA DALAM LEGENDA MUNA, WOLIO, DAN TOLAKI Mustafa Husba, Zakiyah; Aso, La; Ibrahim, Irianto
Jurnal Penelitian Budaya Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Budaya
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.082 KB) | DOI: 10.33772/jpeb.v6i2.19920

Abstract

In an effort to reveal the structure of the motifs in the legend stories of the origins of the first king as a step in obtaining historical and cultural knowledge of But and Tolaki ethnic communities, it is hoped that this research can be a frame of reference for the protection and development of Southeast Sulawesi regional literature. The purpose of this study is to describe  patterning of the motifs of the origin story of the first king from the legends of Muna, Wolio, and Tolaki. This research is based on the motive theory of Alan Dundes. Motive theory is used to find the class of motives for each item or sequence of events in the story. The patterns of motifs in the form of tables and schemes are arranged based on the Stith Thompson index motifs. The method used in this research is qualitative method. Data collection techniques with library reading and note-taking techniques, as well as recording and note-taking interview techniques. The data processing is done by triangulation technique. The research data was examined using qualitative descriptive techniques through 2 stages, namely indexing motifs and patterning motifs. The results of the analysis show that there are 9 motifs in the three stories, mythological motifs, magic, other worlds, wise and foolish, restoration of fate, society, natural cruelty, and sex motives. Furthermore, 4 dominant motifs or the same motif are found in the 3 stories of the first kings of Muna, Wolio, and Tolaki, namely mythological motifs, other worlds, wise and foolish, and society motifs.Keywords: motif, legend, Muna, Wolio, and Tolaki
PENGEMBANGAN PENULISAN CERPEN BERBASIS CERITA RAKYAT (Development of Creating Short Story Based on Folktale) La Ode ode Syukur; Irianto Ibrahim; La Ode Sahidin; Nur Israfyan Sofyan; NFN Alias
Kandai Vol 18, No 2 (2022): KANDAI
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jk.v18i2.4549

Abstract

The process of creating literary works is a creative process that requires a comprehensive imagination space. Literature and human life are two inseparable sides. The existence of short stories has not been widely used as a medium and source of short story writing. Therefore, this study examines the development of short story writing based on folklore. The purpose of this study was to describe and explain the development of writing literary works based on folklore for students of the Department of Indonesian Language and Literature Education, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This research uses analytical descriptive method. The data source is in the form of short stories written by students of the Department of Indonesian Language and Literature Education. The results of this study indicate that the development of short story writing based on folklore is carried out through: (1) developing a theme as a short story identity in the form of the emergence of various themes such as brotherhood, affection, patriotism, spirit of life, and work ethic, and honesty, (2) Plot As Storytelling innovation is described by the variety of plots shown for a folklore such as backwards or mixed plots, as well as fleshback plots, and (3) Setting as the field of events Short stories are presented according to the reality of current conditions and atmosphere. Proses penciptaan karya sastra merupakan proses kreatif yang membutuhkan ruang imajinasi komperhensif. Karya sastra dan kehidupan manusia merupakan dua sisi yang tidak dapat terpisahkan. Keberadaan cerita pendek belum banyak digunakan sebagai media dan sumber penulisan cerpen. Oleh karena itu, dalam penelitian ini mengkaji tentang pengembangan penulisan cerpen berbasis cerita rakyat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pengembangan penulisan karya sastra berbasis cerita rakyat pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif analitik. Sumber data berupa naskahcerpen yang tulis mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan penulisan cerpen berbasis cerita rakyat dilakukan melalui: (1) pengembangan tema sebagai identitas cerpen berupa munculnya beragam seperti tema persaudaraan, kasih sayang, patriotisme, semangat hidup, dan etos kerja,dan kejujuran, (2) Alur Sebagai Inovasi Penceritaan digambarkan dengan ada variasi alur yang ditampilkan untuk sebuah cerita rakyat seperti dengan alur mundur ataupun alur campuran, maupun alur fleshback, dan (3) Latar sebagai Medan peristiwa Cerpen disajikan sesuai realita kondisi dan suasana masa kini.
KONFLIK TOKOH DALAM NOVEL “DEAR ALLAH” KARYA DIANA FEBI Nirwana; Irianto Ibrahim; Sri Suryana Dinar
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i1.144

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk konflik dalam novel Dear Allah dan faktor-faktor yang melatarbelakangi konflik yang terjadi dalam novel Dear Allah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa konflik yang terdapat dalam novel Dear Allah ini berupa konflik internal dan konflik eksternal. Konflik internal terjadi pada cerita, seperti Wildan yang mengkhitbah Zulfa, Naira harus menahan rasa sakit sebab Ia sangat menginginkan Wildan. Pernikahan Wildan batal, Naira keguguran, dan Aisyah mencintai laki-laki namun beda keyakinan. Konflik eksternal yaitu konflik sosial dan konflik elemental yang dialami tokoh novel Dear Allah. Konflik sosial terjadi pada cerita, seperti saat Genta memaksa Naira menjawab pertanyaannya, Athifa marah-marah kepada Naira, Wildan berkelahi dengan Genta, Ayah Wildan marah kepada Wildan, Aneke menyindir Naira di depan keluarga Wildan, dan Ibu Roy mendorong Naira. Konflik elemental terjadi pada cerita, seperti saat Naira kecelakaan karena hujan.
OPTIMALISASI PENYULUHAN LITERASI MASYARAKAT SEBAGAI STRATEGI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DI KENDARI SULAWESI TENGGARA Eva Solina Gultom; Nur Israfyan Sofian; Ansor Putra; Irianto Ibrahim Ibrahim; Nurlailatul Qadriani
Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Glow: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37403/glow.v2i1.53

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengoptimalkan sosialisasi akan pentingnya literasi untuk mengurangi penyebaran berita bohong bagi masyarakat Kendari Sulawesi Tenggara yang tidak memiliki pengetahuan sebagai strategi pemanfaatan media sosial yang bijak. Penyuluhan dilakukan secara online, merupakan kerjasama antara program studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Halu Oleo dengan Kendari English Center berkerja sama dengan The La Malonda Institute yang diikuti oleh lebih dari 20 orang. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penghentian penyebaran hoaks di media sosial harus dimulai dari diri sendiri. Anggota komunitas ini adalah kaum muda milenial Kendari yang merupakan agen pembentuk masyarakat digital yang sehat dan bebas dari hoaks. Kesimpulan. Di masa pandemi, di mana semua orang berada di dalam ketakutan, kehadiran berita bohong atau hoaks menjadi sebuah keniscayaan. Menyikapi hal ini, upaya untuk meredam penyebaran berita bohong atau hoaks dimulai dari diri sendiri. Untuk itu, diperlukan “benteng pertahanan” yang mumpuni yakni dari pengetahuan, meningkatkan minat baca dan menyebarkan berita hanya dari Lembaga atau instansi yang dapat dipercaya.
DREAM AND LOVE IN EDGAR ALLAN POE’S POEMS: A DREAM WITHIN A DREAM AND ANNABEL LEE Nur Israfyan Sofian; Irianto Ibrahim
Seshiski: Southeast Journal of Language and Literary Studies Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Issue 1, June 2022
Publisher : Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia, Komisariat Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53922/seshiski.v2i1.4

Abstract

This paper studies Edgar Allan Poe's two poems; A Dream within a Dream and Annabel Lee, from a stylistic perspective. These two poems describe the desperation and hope to stay in love while they applied linguistic deviation as the medium to raise the aesthetical emotion. The aesthetical emotion within these two poems came after the linguistic level and style markers used within the poems. Therefore, this paper intended to uncover the meaning of those two poems from linguistic deviation and style markers used from the stylistic perspective. The data for this paper were collected from both poems and analysed with the qualitative description approach. This paper found that the linguistic deviation in these poems can express the aesthetic emotion the author intended to convey about the dream to love.
KONSEP MELANKOLIS PADA PUISI LA ODE GUSMAN NASIRU (PENERAPAN TEORI SEMIOTIK MICHAEL RIFFATERRE) Ria Lisdayanti; Irianto Ibrahim
Cakrawala Listra: Jurnal Kajian Sastra, Bahasa, dan Budaya Indonesia Vol. 2 No. 1 (2019): Volume 2, nomor 1, Juni 2019
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/cakrawalalistra.v2i1.1367

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep melankolis dalam puisi La Ode Gusman Nasiru? Penelitian ini menggunakan teori semiotik Michael Riffaterre terkhusus pada pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi yang dituliskan oleh La Ode Gusman Nasiru memiliki konsep melankolis di dalamnya. Hal ini dibuktikan dari penggambaran tokoh-tokoh yang ditulis oleh Nasiru. (1) Puisi Menanti Wa Ode di Pantai Kamali digambarkan oleh tokoh aku lirik, memiliki sikap yang penuh pengharapan dan kekecewaan. Aku lirik larut dalam kesedihan masa lalunya. Di samping itu, ia merupakan pribadi yang kreatif karena menuangkan kegelisahannya kedalam sebuah tulisan. (2) Puisi Perihal Pintu dan Anak Kunci digambarkan oleh tokoh aku lirik dan ibu. Kedua tokoh ini memiliki watak pasrah terhadap keadaan dan lemah. (3) Puisi Perkawinan Dewa Dewi digambarkan oleh tokoh lelaki bangsawan, lelaki biasa dan perempuan yakni dewi. Tokoh lelaki bangsawan memiliki watak yang angkuh dan sombong (tidak menggambarkan melankolis). Tokoh lelaki biasa adalah tokoh yang sangat melankolis, karena tidak sanggup menahan penderitaannya ia kemudian bunuh diri. Tokoh perempuan atau dewi itu sendiri memiliki watak yang pasrah dengan keadaan dan pada akhirnya depresi karena tidak kuat menerima kenyataan. Kata Kunci : Puisi, Analisis Heuristik dan Hermeneutik, Konsep Melankolis
KRITIK SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA PILKADES KARYA AL GALIH (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Wa ode Sitti Jumiati; Irianto Ibrahim
Cakrawala Listra: Jurnal Kajian Sastra, Bahasa, dan Budaya Indonesia Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/cakrawalalistra.v3i1.1385

Abstract

Penelitian ini mengkaji naskah yang menceritakan tentang realitas sosial masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya kota Kendari yang terjadi sepanjang tahun 2017. Naskah Drama Pilkades Karya Al Galih menarik untuk diteliti menggunakan Kritik Sosial kajian Sosiologi Sastra karena naskah tersebut memuat tentang kritikan terhadap masalah sosial yang terjadi di Kota Kendari. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana kritik sosial dalam naskah drama Pilkades karya Al Galih. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menyertakan deskripsi yaitu mendeskripsikan data-data objektif sesuai isi naskah drama Pilkades karya Al Galih. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kritik terhadap asmara berupa perilaku seksual, (2) kritik sosial berupa kritik terhadap politik meliputi politik uang, biaya politik, politik kesukuan dan dinasti politik, (3) kritik terhadap etnik berupa kritik terhadap pelaksanaan hukum adat atau kalosara dalam masyarakat suku Tolaki. Kata Kunci: Drama, Kritik Sosial dan Sosiologi Sastra.
Co-Authors Adili, La Ode Adili Adrian Tawai Alias Alias Amalia Putri Haris Andi Muhammad Ruum Sya'baan Aris Badara Aris Susanto Arwis Arwis, Arwis Asnita Amari Aso, La Ayu Safitri Bakri Yusuf, Bakri Beladin, Hajarwati Bidadari Sakti Erny Harijaty Eva Solina Gultom Fahruddin Fahrudin Fira Yuniar Firmansah , Muhammad Haerun Ana Haris, Amalia Putri Hartati Hasriani Hasriani Hasriani, Hasriani Ido, Irfan Indradewa, Rhian Ismawati Ismawati Jabar, Aryuni S. Jayadisastra, Yoenita Jumaidin, Laode La Aso La Ode Akhiri Zulzaman La Ode Balawa La Ode Balawa, La Ode La Ode Muhamad Munadi La Ode Nggawu La Ode Sabarudin La Ode Sahidin La Ode Sahidin LA ODE SYUKUR, LA ODE La Tike La Yani La Yani Konisi Laode Hamdar Lusianai, Wa Ode M. Yazid A.R.G Mahyud Daud Marwati . Mayang Atma Adinda Miner Sintia Muda, Efram Bala Muhamad Zulzain Muhammad Safar Muhammad Yazid Abd Rachim Gege Mustafa Husba, Zakiyah N Nurfadillah NFN Alias Niampe, La Nirwana Nova Yanti Nurfadillah Nurul Himah Putra, Ansor R Risna Rachman Rasmiati Taha Ratih Anjar Wilujeng Ria Lisdayanti Risna Sahidin, La Ode Saidiman Saidiman Salwiah Sarmadan Sarmadan, Sarmadan Siti Khadijah Salenda Sofian, Nur I. Sofian, Nur Israfyan Sri Muharani Sri Sulastri Sri Suryana Dinar Sri Suryana Dinar, Sri Suryana Sulfiah Sulfiah, Sulfiah Sumiman Udu Sumiman Udu Sundari Ayu Wandira Indah Surya Supiah, Hj. Ratna Suratno, Yasin Sya'baan, Andi Muh. Ruum Syah, William Syahda, Hamlina Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Tawulo, Megawati Asrul Tike, La Tunda, Amin Tuwu, Darmin Wa Ode Kardiana Wa Ode Mega Wa Ode Nirwana Wa ode Sitti Jumiati Wahyu Nugraha William Syah Yeyen Cinta Lestari Yuliana YUNUS Yunus Yunus Yunus Yustih Yasin Zalili Sailan Zulzaman, La Ode Akhiri