Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Satbrimob Polda Gorontalo dalam membangun citra institusi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik penentuan informan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Satbrimob Polda Gorontalo menerapkan tiga strategi komunikasi, yaitu strategi komunikasi humanis, strategi komunikasi berbasis media, dan strategi komunikasi berbasis kegiatan sosial. Strategi komunikasi humanis dilakukan melalui interaksi yang ramah, terbuka, dan dialogis, strategi berbasis media dilakukan melalui pemanfaatan media sosial untuk menyampaikan informasi mengenai kegiatan dan pelayanan institusi, sedangkan strategi berbasis kegiatan sosial diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Dari ketiga strategi tersebut, kegiatan sosial menjadi strategi yang paling dominan dalam membangun citra institusi karena memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat dan memperkuat hubungan antara institusi dan masyarakat. Penerapan ketiga strategi tersebut menunjukkan karakteristik Teori Dua Arah Simetris melalui komunikasi dua arah, umpan balik, keterbukaan, dan mutual understanding. Penelitian ini menyarankan agar Satbrimob Polda Gorontalo terus mengoptimalkan penerapan ketiga strategi komunikasi tersebut secara terpadu serta memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat untuk mempertahankan citra institusi yang positif