Rendahnya pemanfaatan teknologi digital sebagai media pendukung aktivitas fisik menjadi salah satu kendala dalam membangun kebiasaan hidup aktif pada remaja. Meskipun sebagian besar peserta didik telah memiliki telepon pintar, aplikasi kebugaran yang tersedia belum dimanfaatkan secara optimal untuk memantau aktivitas fisik sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai pentingnya aktivitas fisik serta kemampuan menggunakan aplikasi kebugaran sebagai media pemantauan aktivitas fisik. Pengabdian dilaksanakan di SMP Negeri 3 Bontoa, Kabupaten Maros, pada tanggal 22 April 2026 dengan melibatkan 40 peserta didik. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik penggunaan aplikasi kebugaran berbasis Android dan iOS, serta pendampingan selama satu minggu melalui koordinasi dengan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan hasil observasi selama kegiatan, diskusi dengan peserta, dan laporan guru PJOK. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya aktivitas fisik, memahami fungsi berbagai fitur pada aplikasi kebugaran, serta mampu mengoperasikan aplikasi untuk memantau jumlah langkah, durasi aktivitas, dan target aktivitas harian secara mandiri. Pendampingan yang melibatkan guru PJOK mendukung keberlanjutan pemanfaatan aplikasi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang dipadukan dengan praktik penggunaan aplikasi kebugaran dapat meningkatkan literasi digital kesehatan peserta didik dan menjadi alternatif dalam mendukung penerapan gaya hidup aktif pada remaja.