Muhammad Isnawan Syafir
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Keterampilan Teknik Dasar Tenis Pada Atlet Klub BKMF Melalui Program Pembinaan Berbasis Latihan Juhanis Juhanis; Tri Angriawan; Muhammad Isnawan Syafir; Syahrul Zaum; Muhammad Yusri
Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan teknik dasar merupakan komponen fundamental dalam permainan tenis lapangan yang berperan penting dalam menunjang performa atlet. Namun, masih ditemukan atlet klub yang belum menguasai teknik dasar secara optimal akibat keterbatasan program latihan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan keterampilan teknik dasar tenis pada atlet Klub BKMF melalui program pembinaan berbasis latihan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan program, implementasi latihan, evaluasi, dan tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan selama ±5 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali per minggu dan melibatkan 20 atlet. Instrumen yang digunakan berupa rubrik penilaian keterampilan teknik dasar yang mencakup forehand, backhand, serve, dan volley. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata keterampilan teknik sebesar 26,6%, dengan peningkatan tertinggi pada teknik backhand sebesar 30,0%. Selain itu, terjadi peningkatan pada aspek kepercayaan diri, motivasi, dan kedisiplinan atlet selama proses latihan. Temuan ini menunjukkan bahwa program pembinaan berbasis latihan yang terstruktur dan sistematis efektif dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar tenis. Oleh karena itu, model pembinaan ini dapat direkomendasikan sebagai strategi dalam pengembangan atlet di tingkat klub.
Analisis Indeks Massa Tubuh Pemain Sepakbola di Tinjau dari Posisi Bermain Muhammad Yusri; Muhammad Isnawan Syafir; Syahrul Zaum; Andika Marzuki
Jurnal Jejak Edukasi (JJE) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Jejak Edukasi (JJE)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil Indeks Massa Tubuh (IMT) pemain sepakbola serta mengidentifikasi perbedaan IMT berdasarkan posisi bermain pada klub Glanter FC, Desa Kanang, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif dan rancangan cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 25 pemain yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung tinggi badan dan berat badan menggunakan stadiometer dan timbangan digital terkalibrasi, kemudian dihitung nilai IMT dan diklasifikasikan berdasarkan standar World Health Organization (WHO). Analisis data meliputi statistik deskriptif dan uji One-Way ANOVA dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata IMT pemain sebesar 22,95 kg/m² yang berada dalam kategori normal. Distribusi kategori IMT terdiri atas 72,0% pemain dengan status normal, 24,0% overweight, dan 4,0% underweight, tanpa ditemukan kategori obesitas. Berdasarkan posisi bermain, penjaga gawang memiliki rata-rata IMT tertinggi (25,24 kg/m²), diikuti bek (24,71 kg/m²), penyerang (22,44 kg/m²), dan gelandang (20,41 kg/m²). Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan IMT antar posisi bermain (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas pemain memiliki status antropometri yang optimal, namun terdapat variasi IMT yang signifikan berdasarkan tuntutan fisik tiap posisi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan IMT sebagai indikator awal dalam evaluasi kondisi fisik serta dasar penyusunan program latihan yang spesifik dan berbasis posisi bermain, khususnya pada konteks klub sepakbola tingkat amatir.