Transformasi digital pelayanan kesehatan melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan dan tata kelola informasi kesehatan. Puskesmas X Kota Pekanbaru telah mengimplementasikan sistem e-Pus dalam pengelolaan data pelayanan kesehatan, namun masih ditemukan berbagai permasalahan terkait manajemen risiko, keamanan data pasien, keterbatasan kompetensi pengguna, serta belum optimalnya pengendalian risiko penggunaan sistem elektronik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi tenaga kesehatan dalam pengelolaan manajemen risiko RME melalui pendampingan implementasi sistem e-Pus..Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, simulasi identifikasi risiko, pendampingan teknis penggunaan sistem e-Pus, serta evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan mencakup konsep RME, manajemen risiko sistem informasi kesehatan, keamanan dan kerahasiaan data pasien, pengelolaan hak akses pengguna, serta pencegahan kesalahan input data. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengelolaan risiko RME. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat pemahaman peserta setelah sosialisasi mencapai 95%, kemampuan praktik penggunaan sistem mencapai 90%, serta pemahaman dan penerapan prinsip keamanan serta kerahasiaan data pasien mencapai 95%.Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi dan mengendalikan risiko penggunaan RME serta memperkuat tata kelola keamanan informasi kesehatan di Puskesmas X Kota Pekanbaru. Pendampingan berkelanjutan dan penyusunan panduan manajemen risiko RME diperlukan untuk menjaga keberlanjutan implementasi sistem e-Pus secara aman, efektif, dan berkesinambungan