Kadek Trisna Agustini
Universitas Mahasaraswati Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI.A.1 SMAN 7 DENPASAR PADA MATERI FUNGSI DAN PEMODELAN Kadek Trisna Agustini; I Gusti Ayu Putu Arya Wulandari; Desak Putu Kartiwi
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 16 No. 2 (2026): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v16i2.14655

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan perubahan hasil belajar siswa kelas XI.A.1 SMA Negeri 7 Denpasar pada materi fungsi dan pemodelan setelah penerapan pendekatan pembelajaran mendalam berbantuan GeoGebra. Subjek penelitian terdiri atas 36 siswa dan tindakan dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data kuantitatif diperoleh melalui tes hasil belajar dan dianalisis secara deskriptif menggunakan rata-rata, persentase ketuntasan, dan N-Gain, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menjelaskan proses pelaksanaan tindakan. Rata-rata nilai Pra-siklus sebesar 71,0 menurun menjadi 60,4 pada Siklus I, kemudian meningkat menjadi 86,7 pada Siklus II. Persentase ketuntasan berturut-turut sebesar 47,2%, 41,7%, dan 80,6%, dengan rata-rata N-Gain yang dilaporkan sebesar -0,26 pada Siklus I dan 0,15 pada Siklus II. Hasil observasi menunjukkan bahwa pada Siklus I siswa masih beradaptasi dengan pembelajaran yang menuntut keterlibatan aktif, sedangkan pada Siklus II partisipasi dan kemampuan menghubungkan representasi fungsi dengan masalah kontekstual lebih baik setelah dilakukan penguatan konsep, scaffolding, dan pengelolaan aktivitas yang lebih terarah. Karena cakupan submateri dan instrumen tes berbeda antartahap, hasil ini ditafsirkan sebagai peningkatan deskriptif dalam konteks PTK dan tidak diatribusikan semata-mata pada GeoGebra atau satu komponen tindakan