Low levels of students' social awareness, reflected in limited empathy, unwillingness to help peers, weak cooperation, and individualistic behavior, indicate the need for guidance and counseling services that actively engage students in meaningful social experiences. This study aimed to examine the effect of classical guidance services using the sociodrama technique on students' social awareness at UPTD SMP Negeri 1 Ulu Moro'o. The study employed a quantitative approach with a Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. The study was conducted during the first semester of 2026 involving 30 eighth-grade students of Class VIII-1 selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had undergone validity and reliability testing. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test and the Paired Sample t-Test with the assistance of IBM SPSS Statistics. The results showed an increase in students' social awareness after receiving classical guidance services using the sociodrama technique. The mean social awareness score increased from 67.07 at the pretest to 76.10 at the posttest, with a mean difference of 9.03 points. The Paired Sample t-Test yielded t = -7.663; df = 29; p < 0.001, indicating a significant difference between students' social awareness scores before and after the intervention. These findings indicate that sociodrama can serve as an effective classical guidance strategy to help students understand others' perspectives, strengthen empathy, and encourage helping and cooperative behaviors. Therefore, classical guidance services using the sociodrama technique had a significant effect on improving the social awareness of eighth-grade students at UPTD SMP Negeri 1 Ulu Moro'o. ABSTRAK Rendahnya kepedulian sosial siswa yang ditunjukkan melalui kurangnya empati, rendahnya kesediaan membantu teman, lemahnya kerja sama, dan munculnya perilaku individualistik menunjukkan perlunya layanan bimbingan dan konseling yang melibatkan siswa secara aktif dalam pengalaman sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan klasikal dengan teknik sosiodrama terhadap kepedulian sosial siswa di UPTD SMP Negeri 1 Ulu Moro'o. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun 2026 dengan melibatkan 30 siswa kelas VIII-1 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Paired Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kepedulian sosial siswa meningkat dari 67,07 pada pretest menjadi 76,10 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata sebesar 9,03 poin. Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t = -7,663 dengan df = 29 dan p < 0,001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kepedulian sosial siswa sebelum dan sesudah memperoleh layanan. Temuan utama tersebut menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal dengan teknik sosiodrama dapat digunakan sebagai strategi layanan yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk memahami perspektif orang lain, mengembangkan empati, serta mempraktikkan perilaku membantu dan bekerja sama. Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal teknik sosiodrama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepedulian sosial siswa kelas VIII-1 UPTD SMP Negeri 1 Ulu Moro'o.