Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN LEGALITAS DAN KEAMANAN PANGAN BAGI UMKM PANGAN DI KECAMATAN TALANG PADANG, KABUPATEN TANGGAMUS Ahyar Ismail; Tursina Andita Putri; Danang Pramudita; Hardiana Widyastuti
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 3 (2026): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i3.40618

Abstract

ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan di Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, memiliki beragam produk olahan yang berpotensi dikembangkan. Namun, penguatan pemahaman mengenai legalitas produk dan keamanan pangan masih diperlukan untuk mendukung pengembangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan awal pelaku UMKM dalam memahami persyaratan legalitas dan keamanan pangan sesuai karakteristik usahanya. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif terhadap 22 pelaku UMKM pangan olahan. Peserta menjalankan usaha yang beragam, antara lain kue, gula semut, kerupuk, kemplang, keripik, donat kentang, mie bakso, lapis legit, rempeyek, basreng, dan rendang telur. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui pre-test dan post-test, sedangkan pendampingan digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kendala peserta setelah pelatihan. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 41,48 menjadi 53,70. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah pelatihan, sementara monitoring pendampingan menunjukkan kebutuhan lanjutan pada pengelolaan keuangan, kualitas produk, pemasaran, dan pemenuhan persyaratan legalitas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang disertai pendampingan dapat menjadi pendekatan awal dalam memperkuat kapasitas UMKM pangan untuk mempersiapkan pemenuhan legalitas dan keamanan produk.Kata kunci: UMKM; Legalitas Produk; Keamanan pangan. ABSTRACTFood-based Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Talang Padang District, Tanggamus Regency, produce a variety of processed food products with potential for further development. However, strengthening business owners' understanding of product legality and food safety remains necessary to support business development. This community service program aimed to improve MSMEs' knowledge and initial readiness to understand product legality and food safety requirements according to their business characteristics. The program employed a participatory training and mentoring approach involving 22 food-processing MSMEs. Participants operated diverse businesses, including cakes, palm sugar, crackers, kemplang, chips, potato doughnuts, noodles and meatballs, lapis legit, snacks, basreng, and egg rendang. Learning outcomes were assessed through pre-tests and post-tests, while post-training mentoring was used to identify participants' needs and constraints. The average score increased from 41.48 to 53.70. The results indicate improved knowledge following the training, while follow-up monitoring identified further needs related to financial management, product quality, marketing, and product legality requirements. The program demonstrates that training combined with mentoring can provide an initial approach to strengthening the capacity of food MSMEs to prepare for product legality and food safety compliance.Keywords: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs); Product legality; Food Safety.