Tasya Kirana Anggraini
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan SOP Hak Akses Rekam Medis Elektronik untuk Menunjang Privasi dan Kerahasiaan Informasi Pasien di Puskesmas Tajinan Tasya Kirana Anggraini; Fita Rusdian Ikawati; Anis Ansyori
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2026): JPM September 2026
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v12i2.3184

Abstract

Penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) dalam pelayanan kesehatan merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di bidang sistem informasi kesehatan. Implementasi RME tidak hanya meningkatkan efisiensi dan kecepatan pelayanan, tetapi juga menuntut adanya sistem keamanan data yang kuat, terutama terkait pengaturan hak akses pengguna. Tanpa pengaturan yang tepat, risiko kebocoran data serta pelanggaran kerahasiaan informasi medis pasien akan meningkat secara signifikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan penelitis ini dilakukan dengan tujuan untuk merancang dan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) hak akses RME di Puskesmas Tajinan, sebagai upaya konkret untuk memperkuat aspek keamanan informasi dan meningkatkan akuntabilitas pengguna sistem. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi langsung terhadap sistem yang berjalan, wawancara semi-terstruktur dengan pihak terkait, serta telaah dokumen dan kebijakan internal. Dari hasil analisis ditemukan bahwa sebelumnya belum tersedia SOP yang mengatur pembagian hak akses pengguna RME, sehingga seluruh petugas masih menggunakan satu akun bersama. Hal ini menimbulkan potensi besar terhadap penyalahgunaan data dan kesulitan dalam pelacakan aktivitas pengguna. Sebagai luaran, disusunlah dokumen SOP yang mencakup klasifikasi jenis pengguna, level hak akses sesuai tupoksi, mekanisme otorisasi dan autentikasi pengguna, serta penerapan audit log secara berkala. Diharapkan, keberadaan SOP ini mampu menciptakan sistem pengelolaan hak akses yang tertib, aman, serta sesuai dengan regulasi perlindungan data pribadi yang berlaku.