Pembelajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB) masih didominasi metode konvensional berbasis presentasi dua dimensi sehingga belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan belajar visual-spasial peserta didik disabilitas rungu. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SLB se-Kota Padang dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) yang selaras dengan prinsip Universal Design for Learning (UDL). Kegiatan dilaksanakan di Departemen Pendidikan Luar Biasa, bermitra dengan SLB Negeri 1 Padang melalui lima tahapan: sosialisasi dan analisis kebutuhan, pelatihan konseptual UDL dan teknis platform VR (MilleaLab), penerapan teknologi dalam pembelajaran, pendampingan dan evaluasi, serta strategi keberlanjutan program. Kompetensi guru diukur melalui pre-test dan post-test pada skala 0–100. Data aktual mencatat 18 guru terlibat dalam kegiatan ini. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor pre-test kelompok sebesar 90,00 meningkat menjadi rata-rata skor post-test 97,78, atau meningkat 7,78 poin (8,64%). Mayoritas peserta (72,2%) mengalami peningkatan skor, sebagian peserta (27,8%) memperoleh skor tetap karena telah mencapai skor maksimal pada pre-test, dan tidak ditemukan peserta yang skornya menurun. Skor pre-test kelompok berkisar 40–100 dan skor post-test berkisar 80–100, dengan sebaran post-test yang lebih sempit dan mendekati nilai maksimal. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep UDL dan VR setelah mengikuti kegiatan ini.